Menuju konten utama

Daftar Dokumen Pendukung Ekonomi KIP Kuliah 2026 untuk SNBP

Simak persyaratan pendaftaran dan dokumen pendukung ekonomi yang dibutuhkan pendaftar KIP Kuliah 2026 sekaligus peserta SNBP 2026.

Daftar Dokumen Pendukung Ekonomi KIP Kuliah 2026 untuk SNBP
Ilustrasi Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. (ANTARA/HO-Puslapdik Kemendikbudristek)

tirto.id - Daftar dokumen pendukung ekonomi perlu dilengkapi oleh pendaftar KIP Kuliah 2026. Simak apa saja persyaratan dan dokumen yang dibutuhkan bagi pendaftar KIP Kuliah 2026 sekaligus peserta SNBP 2026.

KIP Kuliah merupakan bantuan biaya pendidikan dari pemerintah bagi lulusan SMA/sederajat yang memiliki potensi akademik baik, tapi memiliki keterbatasan ekonomi. Nantinya, penerima KIP Kuliah akan mendapatkan biaya pendidikan dan biaya hidup sebesar Rp800.000 hingga Rp1.400.000 per bulannya.

Pendaftaran KIP Kuliah 2026 telah dibuka pada 3 Februari 2026 dan ditutup pada 31 Oktober 2026. Artinya, calon pendaftar memiliki waktu sekitar 8 bulan untuk melakukan pendaftaran.

Bagi calon peserta yang ikut Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026, pendaftaran KIP Kuliah 2026 dapat segera dilakukan. Proses seleksi dan hasilnya akan diumumkan lebih dulu daripada jalur masuk PTN lainnya.

Lalu, apa saja persyaratan pendaftaran KIP Kuliah 2026? Simak penjelasannya beserta daftar dokumen pendukung ekonomi KIP Kuliah 2026 untuk SNBP.

Persyaratan Pendaftaran KIP Kuliah 2026

Calon pendaftar KIP Kuliah 2026 perlu mengetahui persyaratan pendaftaran seleksi program ini. Persyaratan ini harus dipenuhi agar dapat mengikuti seleksi hingga ditetapkan lolos sebagai penerima atau tidak.

Berikut ini persyaratan mendaftar program KIP Kuliah tahun 2026:

  • Penerima KIP Kuliah adalah siswa SMA atau sederajat yang akan lulus pada tahun berjalan atau lulus 2 tahun sebelumnya.
  • Memiliki potensi akademik baik, tapi memiliki keterbatasan ekonomi yang didukung dengan dokumen yang sah.
  • Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru dan diterima di PTN atau PTS di program studi (prodi) dengan akreditasi A/Unggul atau B/Baik Sekali, dan dimungkinkan dengan pertimbangan tertentu pada prodi dengan akreditasi C/Baik.

Daftar Dokumen Pendukung Ekonomi KIP Kuliah 2026

Salah satu syarat pendaftaran KIP Kuliah 2026 yakni memiliki keterbatasan ekonomi dan dibuktikan dengan dokumen yang sah. Para pendaftar program harus mengetahui apa saja dokumen pendukung syarat ekonomi KIP Kuliah 2026.

Adapun keterbatasan ekonomi calon penerima KIP Kuliah dapat dibuktikan dengan:

Melansir laman resmi KIP Kuliah, jika calon penerima tidak memenuhi salah satu dari 3 kriteria tersebut, mereka dapat tetap mendaftar program ini.

Namun, asalkan memenuhi persyaratan pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dalam satu bulan di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP) domisili asal mahasiswa. Kemudian, calon penerima pada kriteria ini juga wajib mengunggah Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Calon pendaftar KIP Kuliah 2026 yang sekaligus pendaftar SNBP dapat mempersiapkan dokumen pendukung ekonomi yang dipersyaratkan. Berikut ini dokumen-dokumen yang dibutuhkan:

  • Kartu Indonesia Pintar (KIP).
  • Bukti lolos SNBP 2026.
  • Bukti termasuk dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin atau terdata dalam DTSEN dengan tangkapan layar setelah melakukan pengecekan data.
  • Surat keterangan sebagai anak panti sosial atau panti asuhan.
  • Bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali.
  • Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).
Pembaca dapat mengakses artikel sejenis mengenai KIP Kuliah melalui tautan berikut:

Kumpulan Artikel KIP Kuliah 2026

Baca juga artikel terkait KIP KULIAH atau tulisan lainnya dari Umu Hana Amini

tirto.id - Edusains
Kontributor: Umu Hana Amini
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Beni Jo