tirto.id - Cuaca ekstrem mengakibatkan sejumlah bencana di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Jumat (21/11/2025). Dua orang dilaporkan tewas tertimpa pohon tumbang di Kabupaten Sleman. Dilaporkan pula akses jalan desa di Kalurahan Sriharjo, Kapanewon Imogiri terputus akibat hujan deras.
Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Kamal Riswandi, mengatakan Tim SAR gabungan mengevakuasi dua orang yang meninggal karena tertimpa pohon tumbang di Ring Road Utara, tepatnya di depan Monumen Jogja Kembali, Kabupaten Sleman, DIY.
Dia mengatakan, pihaknya menerima laporan terkait pohon tumbang yang menimpa dua korban pada Jumat sore, sekitar pukul 14.30 WIB.

Berdasar laporan tersebut, diketahui bahwa kedua korban tersebut sedang istirahat berada di becak motor. Nahas, tiba-tiba pohon di dekatnya yang berdiameter cukup besar, tumbang dan menimpa kedua korban.
"Mendapat informasi tersebut, saya perintahkan anggota kami yang berada di Unit Siaga Sar Sleman untuk melaksanakan operasi SAR tersebut dan segera bergabung dengan tim SAR gabungan untuk mengevakuasi," sebut Kamal dalam keterangannya, diterima Tirto, Jumat malam.
Kamal membeberkan, proses evakuasi dimulai dengan memotong ranting yang berada di atas bentor tempat kedua korban berada. Tindakan ini dilakukan untuk mengurangi beban pohon tersebut.
“Kemudian pohon distabilkan menggunakan crane dan alat ekstrikasi, untuk memudahkan proses evakuasi korban dan kendaraan tersebut,” lontarnya.
Setelah proses evakuasi terhadap kedua korban berhasil, kata Kamal, jenazah keduanya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut. “Identitas kedua korban belum diketahui,” ungkapnya.
Dengan berhasilnya evakuasi, sebut Kamal, maka operasi SAR ditututup dan seluruh SRU kembali ke satuan masing-masing. “Kami ucapkan terimakasih kepada tim sar gabungan yang telah melaksanakan operasi SAR ini dengan baik," tandasnya.
Putus Akses Jalan

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, melaporkan, hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bantul menyebabkan sebuah jalan yang menghubungkan Padukuhan Wunut dan Padukuhan Sompok di Kalurahan Sriharjo, Kapanewon Imogiri ambles. Peristiwa itu terjadi pada Jumat sore, sekitar pukul 16.00 WIB.
“Jalan yang merupakan akses uatama sudah tidak bisa dilewati lagi karena rusak parah,” ujarnya dalam keterangan resminya, Jumat malam.
Dikatakan pula, polisi besama BPBD Bantul, FPRB Sriharjo, dan warga telah melakukan upaya mitigasi sementara. Antara lain memasang rambu agar waga tidak melintasi jalan tersebut.
Editor: Abdul Aziz
Masuk tirto.id




























