tirto.id - Susunan acara api unggun Hari Pramuka 2026 bisa disesuaikan dengan kondisi lokasi, jumlah peserta, dan durasi kegiatan. Api unggun biasanya jadi salah satu kegiatan dalam acara kemah Pramuka sebagai sarana mempererat kebersamaan antarpeserta.
Sebagai panitia, Anda bisa menyusun rangkaian kegiatan mulai dari pembukaan, upacara penyalaan api unggun, pentas seni, sampai penutupan. Berikut referensi tiga contoh susunan acara api unggun Hari Pramuka 2026.
Contoh Susunan Acara Api Unggun Hari Pramuka 2026
Berikut contoh susunan acara untuk kegiatan api unggun dengan durasi sekitar dua jam:
| Waktu | Acara |
|---|---|
| 19.00-19.10 | Persiapan peserta |
| 19.10-19.15 | Pembukaan |
| 19.15-19.25 | Upacara pembukaan api unggun |
| 19.25-19.35 | Penyalaan api unggun |
| 19.35-19.45 | Sambutan pembina atau ketua panitia |
| 19.45-20.30 | Pentas seni dan hiburan |
| 20.30-20.45 | Permainan atau kegiatan kebersamaan |
| 20.45-20.55 | Renungan atau pesan pembina |
| 20.55-21.00 | Penutupan |
Rangkaian acara api unggun tersebut bisa diawali dengan peserta membentuk lingkaran di sekitar lokasi api unggun. Setelah pembukaan, petugas melanjutkan upacara api unggun dan penyalaan api. Pembina lalu memberi sambutan sebelum peserta mengikuti pentas seni.
Panitia bisa mengisi sesi hiburan dengan pertunjukan dari masing-masing regu, seperti menyanyi, pentas drama pendek, atau pertunjukan kreatif lainnya. Acara bisa ditutup dengan renungan, pesan pembina, dan doa.
Contoh Susunan Acara Api Unggun Hari Pramuka 2026 yang Singkat
Jika durasi kegiatan terbatas, panitia bisa menggunakan susunan acara yang lebih sederhana. Berikut salah satu contohnya:
| Waktu | Acara |
|---|---|
| 19.00-19.05 | Pembukaan |
| 19.05-19.15 | Upacara dan penyalaan api unggun |
| 19.15-19.25 | Sambutan pembina |
| 19.25-20.00 | Pentas seni |
| 20.00-20.15 | Renungan dan pesan pembina |
| 20.15-20.20 | Doa dan penutupan |
Format singkat tersebut cocok untuk kegiatan sekolah atau perkemahan dengan agenda malam cukup padat. Panitia juga bisa mengubah durasi setiap sesi sesuai jumlah peserta dan kebutuhan kegiatan.
Contoh Susunan Acara Api Unggun Hari Pramuka 2026 untuk Perkemahan
Bagi kegiatan perkemahan yang melibatkan banyak regu, susunan acara api unggun bisa dibuat lebih meriah dengan memberi ruang bagi setiap regu untuk tampil. Format ini cocok dipakai sebagai bagian dari agenda malam dalam perkemahan Pramuka.
| Waktu | Acara |
|---|---|
| 19.00-19.10 | Persiapan peserta |
| 19.10-19.20 | Pembukaan dan doa |
| 19.20-19.35 | Upacara api unggun dan penyalaan api |
| 19.35-19.45 | Sambutan pembina |
| 19.45-20.30 | Pentas seni antar-regu |
| 20.30-20.45 | Permainan dan yel-yel Pramuka |
| 20.45-20.55 | Renungan malam |
| 20.55-21.00 | Doa dan penutupan |
Dalam format ini, panitia bisa membagi sesi pentas seni berdasar regu atau kelompok peserta. Setiap regu nantinya menampilkan kreativitasnya melalui lagu, drama, puisi, tari, atau yel-yel.
Setelah pentas seni, panitia mengadakan gim ringan yang melibatkan seluruh peserta. Kegiatan lalu diarahkan ke suasana yang lebih tenang melalui renungan malam dan pesan dari pembina.
Selama kegiatan berlangsung, panitia tetap perlu memperhatikan keamanan. Area api unggun sebaiknya berada di tempat terbuka dan jauh dari benda yang mudah terbakar. Setelah acara selesai, petugas juga perlu memastikan api benar-benar padam sebelum peserta meninggalkan lokasi.
Dengan susunan tersebut, panitia bisa menyesuaikan acara api unggun Hari Pramuka 2026 berdasar kondisi kegiatan tanpa harus mengikuti rundown secara kaku.
Penulis: Rofi Ali Majid
Editor: Yantina Debora
Masuk tirto.id



































