tirto.id - Foto sendiri ala coffee shop dan berada di galeri seni menjadi dambaan banyak orang di tengah maraknya foto AI. Hal tersebut dapat terwujud dengan mudah tanpa perlu mendatangi coffee shop atau galeri seni secara langsung. Pengguna cukup menuliskan prompt Gemini AI di chatbot sesuai imajinasi.
Hadirnya teknologi Gemini AI menjadi pilihan bagi bagi masyarakat yang ingin membuat foto tampak realistis tanpa perlu tools yang rumit dan kemampuan desain yang tinggi.
AI akan membantu menciptakan foto potret biasa menjadi foto estetik dengan prompt yang tepat dan detail. Hasilnya dapat diatur menggunakan latar belakang, ekspresi, hingga properti yang diinginkan dalam hitungan detik.
Cara Membuat Foto dengan AI
Di tengah perkembangan AI, pengguna dapat mengeksplorasi kecanggihan AI dengan berbagai piranti yang tersedia. Salah satunya memanfaatkan fitur-fitur pendukung seperti gambar hingga canvas.
Di bawah ini merupakan panduan cara membuat gambar dari Gemini AI bertema ala coffee shop atau berada di galeri seni:
- Siapkan foto diri yang terlihat jelas (tidak blur/buram).
- Klik ikon "+" di kolom prompt Gemini AI, lalu unggah foto Anda yang hendak diedit.
- Masukkan prompt yang jelas sesuai dengan konsep foto sendiri ala coffee shop atau berada di galeri seni.
- Tekan tombol enter atau klik send (ikon pesawat kertas).
- Gemini AI akan menghasilkan foto seseorang berada di coffee shop atau berada di galeri seni.
20 Contoh Gemini AI Foto Sendiri ala Coffee Shop & di Galeri Seni
Berikut beberapa contoh prompt AI ala coffee shop & di galeri seni yang bisa dijadikan referensi:

Prompt AI ala Coffee Shop
- Potret minimalis di depan karya seni abstrak berukuran besar. Aku berdiri menghadap lukisan, menatapnya dengan ekspresi penuh apresiasi. Fokus pada siluet diri dan kontras warna dengan latar belakang lukisan. Pencahayaan galeri yang lembut.
- Gaya Urban Chic di galeri kontemporer. Aku berjalan santai melewati instalasi seni modern yang unik, memegang tas tangan yang stylish. Latar belakang instalasi seni yang blur (efek bokeh) untuk menonjolkan diriku. Warna cerah dan kontras.
- Foto refleksi artistik di kaca pelindung lukisan atau pajangan. Aku sedang melihat sebuah patung klasik, dengan pantulan diriku samar terlihat di kaca. Fokus pada patung dan nuansa misterius dari pantulan. Pencahayaan dramatis."Potret siluet di antara dua pilar tinggi galeri, dengan cahaya terang dari ujung koridor. Aku berdiri tegak, menciptakan siluet yang kuat. Penekanan pada arsitektur galeri dan bentuk tubuh. Hitam-putih (monokromatik).
- Ekspresi terkejut/terkagum di depan lukisan masterpiece. Aku mendekat ke lukisan dengan tangan sedikit terangkat, seolah terpukau. Fokus pada detail ekspresi wajah dan tekstur lukisan. Warna kaya dan mendalam.
- Gaya Candid Reading di area perpustakaan seni galeri. Aku duduk di kursi membaca, memegang buku seni tebal, dengan rak buku tinggi penuh karya seni di belakang. Seolah sedang serius mempelajari. Pencahayaan hangat dan nyaman.
- Interaksi berani dengan patung modern. Aku berpose seolah berinteraksi (misalnya, meniru pose patung, atau seolah berbisik) dengan patung non-figuratif. Kreatif dan humoris. Warna cerah dan playful.
- Potret detail tangan yang menyentuh (secara hati-hati, tidak benar-benar) bingkai lukisan berukir. Fokus pada tekstur bingkai dan cincin/gelang yang dipakai. Latar belakang lukisan blur. Pencahayaan lembut dan fokus makro.
- Pose yoga/tarian ringan di ruang galeri yang kosong dan luas. Aku melakukan pose elegan di tengah ruangan, dikelilingi oleh dinding putih. Menekankan gerakan dan keindahan ruang. Pencahayaan merata dan bersih.
- Foto groupie mirror di cermin besar galeri. Aku mengambil foto diri di cermin yang terletak di koridor galeri, menunjukkan sebagian interior galeri dan diriku yang tersenyum. Pencahayaan terang dan selfie aesthetic.
Prompt AI di Galeri Seni

- Foto diri ala minimalis coffee shop di golden hour. Aku duduk santai di dekat jendela dengan cahaya matahari lembut menyinari wajah. Fokus pada secangkir latte panas dan buku catatan di meja kayu polos. Vibe: tenang, hangat, filter film grain halus.
- Potret close-up dengan nuansa vintage. Aku memegang cangkir keramik besar yang mengepul di kafe dengan dekorasi retro (misalnya, wallpaper bunga atau sofa beludru). Fokus utama adalah ekspresi melamun sambil menatap ke luar. Warna muted (misalnya cokelat tua, beige, hijau zaitun).
- Gaya Urban Explorer sedang on-the-go. Aku baru saja keluar dari kafe yang sibuk, memegang take-away cup estetik dan berjalan menoleh ke belakang sedikit. Latar belakang jalanan kota yang blur (efek bokeh) menekankan fokus pada diri dan kopi. Pencahayaan terang dan kontras.
- Foto aksi menuang kopi untuk latte art. Fokus low angle pada tangan yang sedang bergerak menuang susu ke dalam cangkir, menunjukkan uap kopi yang mengepul. Latar belakang bar kopi dengan mesin espresso mengkilap dan tools barista. Gaya moody dan sinematik.
- Komposisi flat lay estetik. Aku duduk di meja kayu bertekstur, hanya menunjukkan tangan yang sedang memegang cincin emas kecil dan cangkir kopi. Di sampingnya ada kunci mobil vintage dan tanaman sukulen mini. Pencahayaan natural dan tajam, detail fokus pada tekstur permukaan."
- Potret Shadow Play. Aku duduk di kursi rotan kafe. Manfaatkan bayangan tajam dari kisi-kisi jendela atau daun tanaman yang jatuh secara artistik di wajah dan meja. Ekspresi introspektif. Monokromatik atau warna dengan kontras tinggi.
- Gaya Hyggeligt (nyaman ala Denmark) di sudut kafe dengan sofa empuk dan tanaman hijau besar (misalnya Fiddle Leaf Fig). Aku duduk santai dengan buku dan secangkir kopi hangat, seolah sedang menikmati waktu luang. Pencahayaan hangat, cozy atmosphere, soft texture.
- Foto geometris di kafe dengan lantai mozaik atau pola ubin unik. Aku berdiri atau duduk, dengan fokus pada garis-garis dan pola lantai yang menciptakan komposisi menarik. Pencahayaan merata, symmetry, abstract touch.
- Potret produktif di meja komunal kafe yang panjang. Aku duduk dengan laptop modern, airpods, dan notebook yang rapi. Fokus pada work-from-cafe aesthetic yang terorganisir. Pencahayaan terang, clean desk setup, modern workspace.
Link Kumpulan Artikel Prompt AI
*Catatan:AI adalah piranti yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan pengguna. Segala risiko yang ditimbulkan menjadi tanggung jawab pengguna. Mohon penggunaannya dilakukan dengan bijak.
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo
Masuk tirto.id


































