Menuju konten utama

Cerita Pasutri Lolos dari Maut saat Bus ALS Terbakar di Muratara

Ngadiono dan istri lolos dari maut usai bus ALS yang mereka tumpangi terbakar setelah tertabrak tangki di Muratara, Sumatra Selatan.

Cerita Pasutri Lolos dari Maut saat Bus ALS Terbakar di Muratara
Kecelakaan hebat melibatkan bus ALS dan truk tangki terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Muratara, Rabu (6/5/2026) siang. FOTO/Irwanto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Ngadiono bin Wage (44), sempat menyimpan ragu bus ALS yang membawanya bersama sang istri, Jumiatun binti Surip (34) ke Medan, Sumatra Utara. Ia melihat bus itu tak layak jalan untuk membelah jalan Trans Sumatra.

Apa daya, tiket yang sudah terlanjur beli memaksanya untuk membuang semua firasat buruk meski terus mengganggu isi kepalanya. Ia tak lupa berdoa dalam hati, "Semoga selamat sampai tujuan."

Sepanjang perjalanan, firasat buruk itu, terus menghantui isi kepala Ngadiono. Sebab, bus yang mereka tumpangi tak benar-benar mulus melaju, air radiator kering hingga oli berceceran.

"Dari awal sudah punya firasat buruk saat lihat kondisi busnya, kami lihat tak pantas lagi jalan, tapi tiket kami tidak bisa dibatalkan," kata Ngadiono, Rabu (6/5/2026).

Syahdan, kekhawatiran Ngadiono pun lantas terjadi. Bus tiba-tiba mengeluarkan api. Sang sopir panik dan banting setir ke kanan jalan.

Ngadiono menyaksikan secara langsung truk tangki dengan kecepatan penuh datang dari arah berlawanan. Tabrakan pun tak terelakkan.

Api membesar dan membakar bus. Ngadiono dan istrinya berupaya memanjat dan keluar dari jendela untuk menyelamatkan diri. Tak lama kemudian disusul seorang penumpang lain.

"Saya ajak istri saya keluar dari jendela, waktu itu bus sudah terbakar," cerita Ngadiono.

Tabrakan Bus vs Truk Tangki di Muratara

Kecelakaan hebat melibatkan bus ALS dan truk tangki terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Muratara, Rabu (6/5/2026) siang. FOTO/Irwanto

Ngadiono sembari terpaku menyaksikan api melahap badan bus disertai ledakan dalam hitungan detik. Ia sempat mendengar jeritan penumpang lalu hilang begitu api melahap seluruh badan kendaraan.

"Kami tidak bisa berbuat apa-apa, kami hanya bisa melihat penumpang lain terbakar di dalam bus," tutur Ngadiono.

Ngadiono dan istri, korban selamat dalam insiden kecelakaan bus ALS dan truk tangki hingga terbakar di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selatan, Rabu. Sebanyak 16 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara empat orang dikabarkan selamat dari maut.

Ngadiono dan istri mengalami luka bakar serius. Sementara istrinya harus dirawat intensif di ICU karena dalam keadaan kritis.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Muratara, Aiptu Iin Shodikin, mengatakan 16 korban telah dibawa ke RS Siti Aisyah Lubuklinggau. Pihaknya masih mencari database penumpang untuk pencocokan identifikasi.

"Untuk penyebab kecelakaan masih kita dalami," tutur Iin.

Baca juga artikel terkait KECELAKAAN BUS atau tulisan lainnya dari Irwanto

tirto.id - Flash News
Kontributor: Irwanto
Penulis: Irwanto
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama