tirto.id - Perum Bulog Kantor Cabang Surakarta memastikan stok beras dan minyak goreng aman menjelang Idul Fitri, bahkan hingga akhir 2026.
Ketersediaan tersebut diperkuat dengan penyaluran perdana Bantuan Pangan Beras dan Minyakita yang digelar pada Rabu (11/3/2026) di Kelurahan Kratonan, Kecamatan Serengan, Surakarta.
Pemimpin Cabang Perum Bulog Surakarta, Nanang Harianto, mengungkapkan bahwa saat ini stok beras di gudang mencapai 69.948.000 kilogram, sementara stok Minyakita tercatat 654.142 liter.
Bahkan untuk Minyakita masih akan ada tambahan pengiriman sekitar 4.000.000 liter hingga akhir tahun.
"Sedangkan beras musim panen sedang memasuki musim puncak panen jika untuk Penyaluran Bantuan Pangan dan SPHP selanjutnya masih cukup sampai akhir tahun," kata Nanang, Rabu (11/3/2026).
Penyaluran Bantuan Pangan Beras dan Minyakita kepada masyarakat guna menjaga stabilitas harga pun mulai dilakukan di Kelurahan Kratonan dengan total 446 Penerima Bantuan Pangan (PBP).
Dalam program ini, bantuan disalurkan sekaligus untuk dua bulan alokasi, yakni Februari dan Maret 2026. Setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter Minyakita, yang merupakan gabungan dari dua alokasi bulanan.
Secara keseluruhan, bantuan yang disalurkan di Kelurahan Kratonan mencapai 8.920 kilogram beras dan 1.784 liter Minyakita bersumber dari DTSEN (Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional) yang diperoleh Bulog dari Badan Pangan Nasional.
Sementara, penerima bantuan di Surakarta mencapai 55.768 PBP, dengan total bantuan yang akan disalurkan sebanyak 1.115.360 kilogram beras dan 223.072 liter Minyakita.
"Penyaluran bantuan di Surakarta menjadi yang pertama dilakukan oleh BULOG Surakarta sebelum masa libur Lebaran. Setelah itu, distribusi akan dilanjutkan secara serentak di wilayah Solo Raya, meliputi Klaten, Boyolali, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, dan Sragen," jelas Nanang.
Ia menambahkan, total penerima bantuan pangan di wilayah Solo Raya pada 2026 tercatat 873.646 PBP, meningkat dibandingkan tahun 2025 yang sebanyak 481.588 PBP. Dengan demikian terdapat kenaikan 392.098 penerima bantuan tahun ini.
Adapun total bantuan yang akan disalurkan di Solo Raya mencapai 17.472.920 kilogram beras dan 3.494.584 liter Minyakita.
Nanang menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik terhadap kondisi harga pangan saat ini. Selain stok yang masih besar, Bulog juga terus melakukan penyerapan beras dari petani di tengah musim panen.
“Kami menjaga harga di tingkat produsen melalui penyerapan gabah petani, dan menjaga harga di tingkat konsumen melalui penyaluran bantuan pangan serta program SPHP,” pungkasnya.
Penulis: Romensy Augustino
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id







































