tirto.id - Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (DK LPS), Purbaya Yudhi Sadewa, menilai saat ini generasi muda seperti generasi milenial dan generasi Z lebih berani dalam menabung dan berinvestasi. Ia mengakui tak memiliki data terkait berapa banyak jumlah generasi muda yang menempatkan uangnya di Perbankan.
Namun, keberanian untuk berinvestasi ini terlihat dari jumlah investor pasar modal yang didominasi oleh orang-orang berusia di bawah 30 tahun.
"Kalangan muda sekarang lebih berani menabung dan melakukan investasi dibanding sebelum-sebelumnya. Jadi, kalau kita lihat usia di bawah 30 tahun, itu merajai pasar modal kita sekarang lebih dari 50 persen katanya," tutur Purbaya, dalam acara Like It: Generasi Muda Mandiri Finansial Menuju Generasi Emas, di Buperta Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (14/8/2025).
Asal tahu saja, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat, sebanyak 54,33 persen investor individu di pasar modal berusia di bawah 30 tahun, dengan aset total berdasarkan kepemilikan di CBEST sebesar Rp42,54 triliun. Kemudian, disusul oleh kelompok usia 31-40 tahun dengan presentase 24,76 persen dan total aset mencapai Rp259,89 triliun.
Purbaya mengatakan, kendati LPS tak bertugas menumbuhkan minat berinvestasi masyarakat, namun ia mengaku akan turut membantu Bursa Efek Indonesia (BEI) dan otoritas keuangan lainnya termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
"Mudah-mudahan ke depan LPS bisa masuk sedikit-sedikit. Karena itu saya agak takut, karena bukan daerah kami. Kami cuma jamin aja," lanjut Purbaya.
Sementara itu, selama ini LPS selalu memberikan kegiatan edukasi terkait keuangan kepada masyarakat, baik yang dilakukan sendiri maupun bersama OJK, BI dan pemerintah. Tidak hanya itu, literasi keuangan juga diberikan bersamaan dengan beasiswa yang menyasar para mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
"Waktu ngasih beasiswa, ya kami biasanya ada pendidikan sedikit tentang keuangan. Sehingga, mereka mengerti lebih banyak. Tapi itu belum cukup. Saya pikir, ke depan kita akan lebih giatkan lagi," tegas Purbaya.
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id





































