Menuju konten utama

BNPB Lapor Korban Tewas Bencana Sumatra Capai 1.178 Jiwa

BNPB juga mencatat masih terdapat korban hilang yang dalam proses pencarian di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, dengan jumlah 74 orang.

BNPB Lapor Korban Tewas Bencana Sumatra Capai 1.178 Jiwa
Foto udara menampilkan tumpukan kayu-kayu memenuhi area Pondok Pesantren Darul Mukhlishin pascabanjir bandang di Desa Tanjung Karang, Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (5/12/2025). ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso

tirto.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat rangkaian bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat mencapai 1.178 jiwa.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan penambahan korban itu berasal dari Tapanuli Tengah.

“Masih ada penambahan dari Tapanuli Tengah korban meninggal dunia satu jiwa, sehingga total korban per hari ini itu menjadi 1.178 jiwa. Sekali lagi, pemerintah, pemerintah daerah mengucapkan simpati dan belasungkawa yang mendalam,“ kata Abdul Muhari, dalam konferensi pers yang disaksikan secara daring, Selasa (6/1/2025).

Abdul mengatakan korban jiwa paling banyak tercatat di Provinsi Aceh sebanyak 543 jiwa. BNPB juga mencatat masih terdapat korban hilang yang dalam proses pencarian di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, dengan jumlah 74 orang.

Selain itu, jumlah pengungsi di tiga provinsi terdampak hingga saat ini mencapai 242.174 jiwa. Adapun untuk Aceh menjadi provinsi dengan jumlah pengungsi terbanyak, yakni 217.780 jiwa.

Sementara kabupaten/kota yang paling banyak jumlah pengungsinya hingga saat ini itu, yakni Aceh Tamiang 74.735 jiwa, Aceh Utara 67.876 jiwa, dan Gayo Lues 19.906 jiwa.

“Pengungsi ini terus menurun dengan puncak di 8 Desember, dan kita lihat seiring dengan peningkatan dari jumlah hasil pencarian dan pertolongan, jumlah korban yang hilang juga makin berkurang,” sambungnya.

Baca juga artikel terkait BANJIR HARI INI atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama