tirto.id - Badan Narkotika Nasional Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (BNNP DIY) sedang menelusuri indikasi keberadaan clandestine laboratory atau laboratorium gelap narkotika yang ada di DIY.
Kepala Bidang Pemberantasan BNNP DIY, Komisaris Besar Polisi Trisaksono Puspo Adji, mengatakan penelusuran itu dilakukan setelah pihaknya menerima informasi awal yang kini masih didalami.
"Awal kecurigaan dari kita mendeteksi adanya informasi bahwa di tempat-tempat tertentu ada clandestine lab dan ini masih kita dalami," ujar Trisaksono, di Yogyakarta, Rabu (26/11/2025), dikutip dari Antara.
Trisaksono meminta ketua RT, ketua RW, hingga seluruh panewu dan mantri di DIY bekerja sama memberikan informasi apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.
Menurut ia, pengungkapan laboratorium gelap itu penting dilakukan demi mencegah kemungkinan produksi narkotika di DIY. "Clandestine lab ini kan harus kita ungkap supaya tidak ada produksi narkotika di DIY," ucapnya.
Mengenai jumlah laboratorium gelap narkotika yang terindikasi, Trisaksono menyatakan belum dapat membeberkan informasi tersebut.
Ia hanya memastikan bahwa penelusuran dilakukan di wilayah DIY dan sekitarnya sesuai informasi awal yang diterima BNN.
Terkait jenis narkotika yang berpotensi diproduksi, ia mengatakan hal itu masih dalam pendalaman dan belum dapat dipastikan apakah berkaitan dengan sabu, narkotika jenis baru atau new psychoactive substances, atau jenis lainnya. "Ini masih kita dalami," ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, Trisaksono meminta masyarakat memperkuat edukasi kepada keluarga ihwal bahaya narkotika, termasuk deteksi dini melalui pelaporan aktivitas mencurigakan kepada BNNP DIY.
"Jelas narkoba atau narkotika itu merusak seluruh sendi kehidupan bangsa. Merusak masa depan remaja dan pemuda kita. Harapan kita, mari kita sama-sama melakukan pemberantasan narkotika," ujarnya.
Selain di level provinsi, ia menambahkan BNN Kota Yogyakarta, BNN Kabupaten Bantul dan Sleman siap menerima informasi dari masyarakat.
"Silakan kalau ada informasi dari RT/RW setempat, bisa menginformasikan kepada BNN, BNNP DIY atau BNNK setempat," tandasnya.
Masuk tirto.id


































