Menuju konten utama

Bertemu Presiden ADB, Jokowi Bahas Ekonomi ASEAN 2023

Berdasarkan laporan ADB pertumbuhan Asia Tenggara tahun ini turun dari 5,1% menjadi 4,9%.

Bertemu Presiden ADB, Jokowi Bahas Ekonomi ASEAN 2023
Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kiri) berjalan menuju Pasar Cicaheum Bandung, Jawa Barat, Minggu (28/8/2022). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc.

tirto.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Presiden Presiden Asian Development Bank (ADB) Masatsugu Asakawa di Hotel Sokha, Phnom Penh, Kamis (10/11/2022) kemarin. Dalam pertemuan tersebut, Jokowi sempat menanyakan soal proyeksi pertumbuhan Asia Tenggara khususnya di tahun depan saat Indonesia menjadi Ketua ASEAN dengan tema utama yaitu ASEAN Matters: Epicentrum of Growth.

Menurut Jokowi walaupun lebih baik dari kawasan lainnya, namun pertumbuhan Asia Tenggara tahun ini turun dari 5,1% menjadi 4,9%. Hal itu berdasarkan informasi dalam laporan ADB terkait pertumbuhan ekonomi kawasan Asia Tenggara.

“Penurunan permintaan global akan tingkatkan laju inflasi dan instabilitas finansial di kawasan. Tentu ini harus membuat kita semua di kawasan waspada," ungkapnya.

Sementara itu dalam pengantarnya, Masatsugu Asakawa menyampaikan selamat atas kinerja ekonomi Indonesia yang sangat baik. Selain itu, dia juga mengapresiasi kepemimpinan Indonesia di G20, menurutnya sejauh ini Indonesia dinilai baik dapat menavigasi G20.

Kemudian, di sela penyelenggaraan KTT ASEAN, Jokowi juga menghadiri pertemuan pemimpin ASEAN dengan ASEAN Youth di Hotel Sokha. Dalam pertemuan tersebut, Jokowi menekankan peran para generasi muda dalam transformasi digital dan ekonomi hijau.

“Pertama generasi muda ASEAN harus menjadi bagian penting dari transformasi digital. Sebagai digital native, kaum milenial dan Gen-Z adalah pendorong penting untuk percepatan transformasi digital,” bebernya.

Dia menjelaskan hingga tahun lalu ASEAN telah memiliki 35 Unicorn. Start-ups di Asia Tenggara yang digawangi anak-anak muda juga telah menghasilkan 8,2 miliar dolar AS di tahun 2020.

“Hanya dengan percepatan transformasi digital, maka ASEAN akan cepat lakukan lompatan besar menjadi negara maju,” ucap Presiden.

Pesan Penting untuk Pengusaha ASEAN

Jokowi juga bertemu dengan para pebisnis ASEAN di hari yang sama. Pada pertemuan dengan pemimpin ASEAN dan ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC). Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengajak semua pihak untuk waspada dan mau bekerja sama.

“Total GDP ASEAN masih di atas 3 triliun dolar AS dan ASEAN ekonomi terbesar ke-5 dunia. Dalam situasi guncangan finansial ini, tentu kita semua harus waspada. Kemitraan dunia usaha dan pemerintah harus makin diperkuat. Sektor swasta memiliki peran sangat penting,” ungkap Presiden Jokowi.

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi juga mengemukakan pentingnya sektor UMKM bagi perekonomian ASEAN. Ada lebih dari 90 persen dunia usaha di kawasan adalah UMKM, dimana di Indonesia sendiri terdapat 65 juta UMKM.

“kemajuan UMKM sangat berdampak pada ekonomi ASEAN, untuk itu sinergi kita menjadi sangat krusial untuk makin diperkokoh,” ujar Presiden Jokowi.

Lalu dalam KTT-Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle, Jokowi menjelaskan perlunya mendorong wisata halal, pembangunan infrastruktur dan sumber daya alam, serta penerapan ekonomi hijau.

Kegiatan Jokowi pun ditutup dengan pertemuan dengan PM Singapura Lee Hsien Loong di Hotel Sofitel, Phnom Penh, Kamboja, Kamis malam. Dalam pertemuan tersebut, Singapura memastikan hadir dalam G20 dan pembahasan konflik Myanmar.

Baca juga artikel terkait PRESIDEN ADB atau tulisan lainnya dari Andrian Pratama Taher

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Intan Umbari Prihatin