Menuju konten utama

Benarkah Sound Horeg Ganti Nama Jadi Karnaval Sound Indonesia?

Pengusaha Sound Horeg Jatim dan Jateng mendeklarasikan nama baru: Sound Karnaval Indonesia. Apa penyebab pergantian nama ini? Temukan di sini.

Benarkah Sound Horeg Ganti Nama Jadi Karnaval Sound Indonesia?
Warga menyiapkan peralatan saat gelaran Urek Urek Carnival yang diiringi perangkat audio kapasitas besar di Desa Urek-urek Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (12/7/2025). ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/nym.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Para pengusaha sound horeg di Jawa Timur dan Jawa Tengah baru saja menggelar pertemuan di Lapangan Desa Gedog Kulon, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang pada Selasa malam, 29 Juli kemarin. Dari pertemuan itu diputuskan jika sound horeg berubah nama menjadi karnaval sound Indonesia.

Eksistensi sound horeg saat ini sedikit terancam setelah kritik dari banyak kalangan yang menilai sound horeg banyak mendatangkan kerugian dibandingkan kebaikannya. Apalagi Majelis Ulama Indonesia (MUI) cabang Jawa Timur telah mengeluarkan fatwa haram untuk sound horeg yang dinilai merugikan.

Sebagai antisipasi dari hal ini, para pengusaha sound horeg di Jawa Timur dan Jawa Tengah pun memutuskan untuk mengadakan pertemuan secara khusus untuk membahas hal ini. Dikutip MetroTV News, pertemuan ini diadakan di Malang.

Benarkah Sound Horeg Ganti Nama Jadi Karnaval Sound Indonesia?

Perkumpulan pengusaha sound horeg Jatim dan Jateng bertemu di Lapangan Desa Gedog Kulon, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang dalam acara tasyakuran desa sebagai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-80.

Acara yang dihadiri pula oleh jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang termasuk Bupati Malang, M Sanusi, Forkopimcam Turen, seluruh kepala desa se-Kecamatan Turen, serta tokoh agama dan masyarakat membuahkan keputusan untuk mengubah nama sound horeg menjadi Karnaval Sound Indonesia.

Pengusaha sound horeg yang turut mengumumkan perubahan nama tersebut adalah Tim Sotok Audio yang beranggotakan: Blizzard Audio, Brewog Audio, ND Audio, RWJ Audio, BJ Hunter Audio, FW Pro Audio, JRT Audio, KF Pro Audio, Ugra Tani Audio, ABD Audio, dan H Pro Audio.

Selain mengukuhkan nama baru sound horeg yakni Sound Karnaval Indonesia, tim Sotok Audio juga menegaskan jika mereka akan mematuhi peraturan yang dibuat oleh masing-masing daerah.

“Jadi kita nanti harus tetap mematuhi aturan-aturan dari wilayah di Indonesia. Jadi nanti kan beda-beda aturannya. Cukup sekian dan terima kasih,” ujar Mas Bre di sebuah video yang diunggah akun Instagram @sound_system_battle.

Kenapa Sound Horeg Ganti Nama Jadi Karnaval Sound Indonesia?

Penggantian nama sound horeg ini adalah sebagai upaya pengusaha sound untuk dapat diterima semua kalangan masyarakat. Meskipun mereka menyebut penamaan sound horeg itu sebenarnya dari masyarakat sendiri, bukan dari mereka.

“Tidak lagi menggunakan nama sound horeg. Sudah ikrar agar namanya Sound Karnaval Indonesia. Kita ganti yang horeg itu menjadi Sound Karnaval Indonesia. Kemudian untuk suaranya nanti tergantung peraturan nanti bagaimana,” jelas David Owner Blizzard Audio, David Stefan kepada MetroTV News.

“Nama sound horeg itu sendiri bukan kita yang memberi nama, tapi masyarakat sendiri yang memberikan julukan,” tambahnya

David mengakui jika para pengusaha sound horeg terpengaruh dengan kritikan yang disampaikan berbagai pihak. Karena itulah, mereka mengadakan pertemuan tersebut dan berjanji akan mematuhi regulasi yang ditetapkan tiap wilayah.

“Harapan kami kedepannya tidak lagi ada kegaduhan terkait sound ini. Kita juga akan selalu patuh terhadap peraturan pemerintah,” tandasnya.

Baca juga artikel terkait VIRAL atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra