tirto.id - Bank Jago meluncurkan fitur portofilio investasi melalui aplikasi Jago, Jumat (17/4/2026). Melalui fitur portofilio investasi ini, pengguna aplikasi Jago dapat mengecek total asetnya.
Head of Digital Lending Bank Jago, Irene Santoso, berujar minat investasi masyarakat Indonesia kian meningkat dan bervariasi. Bank Jago melihat kebutuhan nasabah untuk melihat semua rincian portofolio investasi dalam satu tampilan.
Untuk itu, Bank Jago menghadirkan tampilan terintegrasi yang memungkinkan nasabah melihat seluruh portofolio investasi yang tersebar di berbagai platform ke dalam satu tab di aplikasi Jago. Fitur ini juga terhubung dengan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), serta platform investasi dari mitra ekosistem digital yang sudah ada, yakni Bibit dan Stockbit.
“Sama halnya dengan seni menempatkan uang, seni berinvestasi bukan hanya tentang memilih instrumen investasi yang tepat, tetapi juga memahami seluruh portofolio investasi yang kita miliki," ucap Irene saat peluncuran fitur portofolio investasi aplikasi Jago di Jakarta Selatan, Jumat.
"Saat ini, tantangan yang dihadapi pengguna bukan lagi pada terbatasnya pilihan instrumen investasi, melainkan informasi aset investasi yang tersebar dan tidak saling terhubung sehingga nasabah berpotensi mengambil keputusan berdasarkan informasi yang tidak lengkap," sambung dia.
Irene menyebutkan seiring meningkatnya kebutuhan dan literasi nasabah dalam pengelolaan keuangan, Bank Jago menilai pengguna aplikasi Jago semakin aktif berinvestasi.
Hal ini disebut tercermin dari pengguna aplikasi Jago yang terhubung dengan platform investasi mitra, Bibit dan Stockbit, yang terus meningkat sebesar 38,2 persen secara tahunan per 31 Desember 2025.
Dari jenisnya, reksa dana menjadi pilihan investasi terbesar, yaitu sebesar 44 persen disusul saham sebesar 42 persen dan obligasi 14 persen.
“Minat investasi yang meningkat di pasar saham juga terlihat dari pembukaan Rekening Dana Nasabah [RDN] Bank Jago yang naik lebih dari dua kali lipat sepanjang 2025,” ujar Irene.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id





































