Menuju konten utama

Banjir Jakarta Surut, Operasional TransJakarta Kembali Normal

Setelah berangsur surut, operasional TransJakarta kembali berjalan normal. Sementara itu, hingga Minggu pagi ini sisa 14 RT yang masih tergenang banjir.

Banjir Jakarta Surut, Operasional TransJakarta Kembali Normal
Bus listrik Transjakarta mengantre sebelum memasuki Halte Transjakarta Pasar Baru, Jakarta, Rabu (1/10/2025). PT TransJakarta telah mengoperasikan sebanyak 300 unit bus listrik dan akan menambah sebanyak 200 bus listrik secara bertahap pada tahun 2025, hingga mencapai target 10.000 bus listrik pada 2030 sebagai komitmen Transjakarta untuk menyambut elektrifikasi transportasi publik. ANTARA FOTO/Muhammad Rizky Febriansyah/bay/foc.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - PT Transjakarta menyatakan bahwa operasional busway kembali berjalan normal pada Minggu (25/1/2026) meski sejumlah kawasan di ibu Kota masih tergenang banjir.

Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transjakarta Ayu Wardhani menyatakan bahwa 225 rute Transjakarta siap beroperasi pada Minggu ini.

"Kami informasikan bahwa seluruh layanan Transjakarta beroperasi Normal. Sebanyak 225 rute siap melayani pelanggan dengan lancar di seluruh wilayah operasional," sebutnya dalam keterangan yang diterima, Minggu.

Hingga Minggu, Badan Penanggulangan Bencana dan Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 14 rukun tetangga (RT) dan satu ruas jalan yang masih tergenang banjir.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji berujar, jumlah wilayah yang terendam banjir itu merupakan data hingga 08.00 WIB. Ia menyebutkan, banjir di belasan RT itu disebabkan hujan deras yang mengguyur Ibu Kota sejak beberapa hari lalu.

"BPBD mencatat saat ini terdapat 14 RT dan satu ruas jalan tergenang," ucapnya dalam keterangan yang diterima, Minggu.

Berdasarkan data BPBD DKI, berikut merupakan kawasan yang terendam banjir hingga Minggu pagi:

Jakarta Timur

• Bidara Cina: 4 RT

Ketinggian: 75-130 cm

Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung

• Kampung Melayu: 4 RT

Ketinggian: 90 cm

Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung

• Cawang: 5 RT

Ketinggian: 30 cm

Penyebab: Curah hujan tinggi dan Luapan Kali Ciliwung

Jakarta Utara

Kapuk Muara: 1 RT

Ketinggian: 40 cm

Penyebab: Curah hujan tinggi

Sementara, berikut merupakan ruas jalan yang tergenang yakni Jalan Kembangan Raya, Kembangan Selatan, Jakarta Barat dengan ketinggian air 15 cm. Berikut ini jumlah warga yang mengungsi imbas banjir:

Jakarta Barat

Rawa Buaya

- Masjid Baitul Rahman : 20 KK 97 Jiwa

- Masjid Hidayatussalam : 3 KK 9 Jiwa

- Mushola Nurul Ikhsan RT 006/01: 10 KK 18 Jiwa

Balai Warga RT 09/02, Kel. Rawa Buaya: 7 KK 25 Jiwa

- SDN 02 Rawa buaya: 11 KK 63 Jiwa

- SDN 03 Rawa buaya: 15 KK 38 Jiwa

- SDN 07 Rawa buaya: 65 KK 230 Jiwa

Kembangan Selatan

- Kantor JNE Kembangan Selatan : 21 KK 82 Jiwa

Kembangan Utara

- Gg. Nurul Muslimin RT 07 RW 01 : 27 Kk 114 Jiwa

- Sekretriat Jl. H.Bule RT.008 RW.01: 15 KK 40 jiwa

- SDN 01 RT 01 RW 02: 4 KK 16 Jiwa

- Mushola Al - Hidayah RT 06 RW 01: 24 KK 79 Jiwa

Duri Kosambi

- Masjid Majlis Al-Falah: 25 KK 100 Jiwa

Jakarta Timur

Cawang

- Musholla Al Islah : 15 KK 60 Jiwa

* Saung Lapangan Tenis RW03: 13 KK 60 JIWA

Bidara Cina

- Aula Keluarahan Bidara Cina 32 KK 107 Jiwa

- Gedung SKKT RW 11, 6 KK 15 Jiwa

- Masjid Al abror RW 11, 12 KK 40 Jiwa

Kampung Melayu

- SDN Kampung Melayu 01 dan 02: 46 KK 250 Jiwa

- Masjid Jami Itihadul Ikhwan: 18 KK 70 Jiwa

Jakarta Utara

Kapuk Muara

- Gang Masjid Nurul Jannah RW.02 : 25 KK 97 Jiwa

Baca juga artikel terkait BANJIR HARI INI atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Rina Nurjanah