Menuju konten utama

Bahlil: 500.000 Rumah Terima Sambungan Listrik Gratis Tahun Ini

Bahlil janji akan melakukan realokasi anggaran guna meningkatkan target penerima bantuan sambungan listrik gratis.

Bahlil: 500.000 Rumah Terima Sambungan Listrik Gratis Tahun Ini
Pekerja menyambungkan kabel di tiang pada pemeliharaan jaringan listrik di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (18/9/2025). ANTARA FOTO/Basri Marzuki/bar

tirto.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan akan menambah target Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL). Dia berjanji akan meningkatkan target penerima bantuan sambungan listrik gratis dari 200.000 jadi 500.000 rumah tangga pada tahun 2026.

"Itu (BPBL) sekarang berapa ratus ribu 2026 berapa? Itu berapa? 200.000 apa 300.000? Naikkan menjadi 500.000 karena ini atas permintaan daripada teman-teman Komisi XII," kata Bahlil dalam Rapat Kerja dengan Komisi XII DPR RI, dikutip Jumat (23/1/2026).

Untuk mendukung realisasi lonjakan target ini, Bahlil berjanji akan melakukan realokasi anggaran. Dia mengajak anggota dewan untuk bersinergi mengawal program ini.

“Karena Bapak-bapak yang punya rakyat, Bapak-bapak yang tahu dapil, jadi saya minta supaya kita sinkronisasi, agar itu bisa. Itu pemasangan langsung ya, itu kita geser anggaran lain, fokuskan untuk listrik desa," kata Bahlil.

Menurutnya, program ini merupakan wujud kehadiran negara untuk membantu masyarakat kurang mampu dan memperluas akses listrik, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Saat ini, masih terdapat sekitar 5.700 desa dan 4.400 dusun yang belum teraliri listrik.

Bahlil menyatakan komitmen pribadinya untuk menyelesaikan masalah kelistrikan ini. Dia merasa bahwa keberadaannya sebagai menteri belum lengkap jika masih ada desa tanpa listrik.

“Kalau boleh jujur saya katakan dari lubuk hati yang paling dalam, saya merasa, insyaallah sampai selesai menjadi kabinet sukses, kalau semua desa-desa, lurah-lurah itu semua, dialiri dengan listrik semuanya," ucapnya.

Bantuan yang diberikan dalam program BPBL bersifat komprehensif, meliputi instalasi listrik rumah dengan 3 titik lampu dan 1 kotak kontak, pemeriksaan dan pengujian instalasi, Sertifikat Laik Operasi (SLO), penyambungan ke jaringan PLN untuk daya 900 VA, serta token listrik perdana senilai Rp100.000. Pada tahun 2025, program ini dialokasikan anggaran sekitar Rp4 triliun.

Baca juga artikel terkait LISTRIK GRATIS atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Siti Fatimah