tirto.id - Bahan bakar Bobibos akhir-akhir ini cukup menyita perhatian lantaran diklaim bisa menjadi sumber alternatif energi. Namun, apakah bahan bakar jenis Bobibos sudah mempunyai SPBU dan berapa kisaran harganya?
Muhammad Ikhlas Thamrin adalah sosok dibalik penemuan bahan bakar Bobibos. Bobibos sendiri merupakan akronim dari Bahan Bakar Original Buatan Indonesia Bos.
Konon, hasil BBM Bobibos bisa setara RON 98 dan dilengkapi dengan dua varian, yakni bensin dan solar.
Meskipun belum dijual secara luas, harga BBM Bobibos disebut-sebut lebih murah jika dibandingkan dengan bahan bakar lain yang selama ini sudah beredar.
SPBU Bahan Bakar Bobibos & Harganya
M. Ikhlas Thamrin, founder dan penemu bahan bakar Bobibos, memberikan penjelasan terkait sejumlah pertanyaan tentang Bobibos.
Salah satunya yaitu mengenai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Bobibos. Apakah bahan bakar Bobibos sudah mempunyai SPBU?
Berbicara tentang hal ini, kata M. Ikhlas Thamrin, pihaknya menegaskan bahwa belum tersedia SPBU khusus Bobibos dan berharap segera bisa membukanya.
"...Hanya harapan besar kita. Saya berharap Bobibos ini menjadi satu brand kebanggaan bangsa Indonesia dan membuka SPBU dengan kualitas yang luar biasa," ujar M. Ikhlas Thamrin, dikutip via akun Instagram Bobibos @bobibos_.
Ia juga turut menjelaskan bahwa harga bobibos setidaknya dapat terjangkau dan sangat ekonomis.
"Dengan harga yang sangat ekonomis. Tentunya saya membuka kerjasama dengan seluruh founding untuk membangun kerjasama bersama-sama," lanjutnya.
Sementara berbicara mengenai harga BBM Bobibos, per liternya diklaim lebih murah sepertiga dibandingkan jenis RON 98 produk Pertamina.
BBM Bobibos secara resmi diluncurkan pada Minggu (2/11/2025) di Bumi Sultan Jonggol, Bogor, Jawa Barat, atas nama PT Inti Sinergi Formula oleh M. Ikhlas Thamrin, selaku founder Bobibos.
BBM Bobibos belum bisa dibeli secara bebas lantaran tengah berkoordinasi dengan pemerintah guna memperoleh arahan sesuai regulasi sebelum diproduksi massal sekaligus dipasarkan secara luas.
BBM Bobibos diklaim memanfaatkan limbah pertanian seperti jerami. M. Ikhlas Thamrin beserta tim riset memanfaatkan jerami sebagai bahan baku BBM Bobibos setelah menjalani penelitian selama hampir satu dekade.

Pemilihan jerami sebagai bahan utama termasuk hasil kajian mendalam dan bukan hasil keputusan secara spontan
"Bagaimana bahan baku ini kita cari yang melimpah, kita enggak perlu suruh masyarakat untuk tanam. Basisnya sawah itu hasilkan padi, jerami, nah itu yang kita memanfaatkan," ujar Iklas di Bumi Sultan Jonggol, dikutip dari unggahan @bobibos, Selasa (11/11).
Jerami disebut menjadi pilihan terbaik karena ketersediaannya stabil dan tidak menambah biaya produksi secara signifikan. Tak ayal, harga jual Bobibos berpotensi jauh lebih kompetitif dibanding bahan bakar konvensional.
Masuk tirto.id































