Menuju konten utama

Bagaimana Jika Siswa Tidak Ikut TKA? Simak Penjelasannya

TKA tidak wajib diikuti siswa semua jenjang, tetapi nilainya bisa meningkatkan peluang masuk jenjang berikutnya. Simak penjelasan beserta tahapannya.

Bagaimana Jika Siswa Tidak Ikut TKA? Simak Penjelasannya
5.348 siswa Sekolah Menengah Pertama dan sederajat di Kota Ambon mengikuti ujian sekolah yang dilaksanakan 11- 14 April 2023. ANTARA/ Penina F Mayaut.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengadakan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Ini berdasarkan landasan kebijakan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 9 Tahun 2025.

Menurut informasi pada laman resmi Pusat Informasi Murid Kemendikdasmen, TKA merupakan asesmen standar nasional yang dirancang untuk mengukur capaian akademik murid pada mata pelajaran tertentu sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Penyelenggaraannya pun dilakukan tanpa pungutan biaya sehingga setiap murid memiliki akses yang setara tanpa hambatan ekonomi.

Murid yang dapat mengikuti TKA, yakni murid SD/MI/sederajat kelas 6, SMP/MTs/sederajat kelas 9, SMA/MA/SMK/MAK/sederajat kelas 12, dan SMK/MAK kelas 13 program 4 tahun.

Lalu, bagaimana jika murid/siswa tidak mengikuti TKA dan apa sebenarnya kegunaaan TKA? Simak penjelasan berikut ini.

TKA untuk Apa?

TKA bertujuan menjawab tantangan penilaian yang beragam antarsekolah dengan menyediakan bentuk penguatan capaian akademik murid yang objektif dan terstandar. Selain itu, TKA menjadi salah satu bahan pertimbangan seleksi ke jenjang pendidikan selanjutnya, seperti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan seleksi lainnya, serta menyetarakan hasil belajar jalur pendidikan formal dan nonformal.

Bagi jenjang SD/MI kelas 6, hasil TKA dapat digunakan untuk masuk ke SMP melalui jalur prestasi. Sedangkan, bagi jenjang SMP/MTs kelas 9, hasil TKA dapat digunakan untuk masuk ke SMA/SMK melalui jalur prestasi. Semua ini akan menyesuaikan kebijakan pemerintah daerah masing-masing.

Sementara itu, hasil TKA bagi jenjang SMA/MA/SMK kelas 12 dapat digunakan sebagai:

  • Bahan validator nilai rapor pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP)
  • Pertimbangan masuk PTN dengan jalur Mandiri, sesuai kebijakan tiap PTN
  • Pertimbangan masuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS) sesuai dengan kebijakan PTS masing-masing
Adapun TKA ini juga memiliki fungsi yang berlaku untuk semua jenjang. Salah satu fungsinya yakni untuk menyetarakan capaian akademik. Maksudnya adalah mengukur capaian murid dar berbagai jalur pendidikan, termasuk nonformal dan informal, untuk pengakuan hasil belajar yang setara.

Selain itu, hasil TKA juga berfungsi sebagai sertifikat resmi capaian akademik. Murid nantinya mendapat Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) yang bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan seleksi.

Bagaimana Jika Siswa Tidak Ikut TKA?

Satu hal yang penting diketahui, TKA dimaksudkan untuk melengkapi sistem penilaian yang ada saat ini dan tidak menggantikan penilaian oleh satuan pendidikan. Maka, hasil TKA tidak menentukan kelulusan dari satuan pendidikan. Kelulusan tetap ditentukan oleh satuan pendidikan masing-masing.

TKA bersifat tidak wajib. Dengan begitu, murid memiliki kebebasan untuk mengikutinya tanpa paksaan. TKA ditujukan bagi mereka yang merasa siap serta membutuhkannya.

Sebagai informasi, TKA tidak menggantikan SNBT dan SNBP, tetapi menjadi validator nilai rapor untuk masuk ke perguruan tinggi dengan jalur SNBP. Namun, Mendikdasmen, Abdul Mu'ti, menjelaskan bahwa TKA menjadi salah satu indikator kelulusan untuk masuk ke perguruan tinggi negeri melalui jalur tanpa tes yang kemudian digabungkan dengan nilai rapor para siswa.

“Kalau tidak ikut tes kemampuan akademik, tidak bisa kuliah melalui jalur yang tanpa tes sehingga kalau kalian ikut TKA dan nilainya bagus, maka peluang kalian untuk kuliah di perguruan tinggi itu lebih besar dibanding dengan mereka yang tidak ikut tes kemampuan akademik,” terang Mendikdasmen di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dikutip dari ANTARA (9/9/2025).

Secara garis besar, tidak ada konsekuensi langsung dari tidak ikut TKA karena hanya bersifat opsional. Namun, hasil TKA dapat dijadikan sebagai nilai tambah dan meningkatkan peluang untuk masuk perguruan tinggi.

Tahapan TKA 2025

Terdapat tahapan atau jadwal pelaksanaan TKA 2025 yang perlu diketahui siswa tiap jenjang. Berikut ini jadwal pelaksanaan TKA 2025 untuk siswa SD, SMP, SMA, hingga program kesetaraan Paket A, B, dan C.

  • Pendaftaran peserta TKA: 24 Agustus—5 Oktober 2025
  • Simulasi TKA: 6—9 Oktober 2025
  • Sinkronisasi pra-pelaksanaan: 24—26 Oktober 2025
  • Gladi bersih TKA: 27—30 Oktober 2025
  • Sinkronisasi pelaksanaan: 31 Oktober—2 November 2025
  • Pelaksanaan Tes Gelombang 1: 3-4 November 2025
  • Pelaksanaan Tes Gelombang 2: 5-6 November 2025
  • Pelaksanaan Tes Gelombang Khusus: 8-9 November 2025
  • Sinkronisasi susulan: 14—16 November 2025
  • Pelaksanaan TKA susulan: 17—20 November 2025

Pembaca yang ingin membaca artikel sejenis terkait Tes Kemampuan Akademik (TKA) dapat mengakses tautan berikut ini.

Link artikel tentang Tes Kemampuan Akademik (TKA)

Baca juga artikel terkait TES KEMAMPUAN AKADEMIK atau tulisan lainnya dari Umu Hana Amini

tirto.id - Edusains
Kontributor: Umu Hana Amini
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Yantina Debora