Menuju konten utama

25 Ayat Alkitab yang Menyentuh tentang Pertobatan Sejati

Pertobatan sejati adalah lahir baru dan menjadi pribadi yang takut akan Allah. Hal ini tertulis dalam ayat Alkitab tentang pertobatan sejati berikut ini.

25 Ayat Alkitab yang Menyentuh tentang Pertobatan Sejati
Ilustrasi wanita berdoa sebagai salah satu wujud pertobatan sejati. foto/istockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Umat Kristen diajarkan untuk melakukan pertobatan sejati atau lahir baru berdasarkan sikap takut pada Allah. Sebagai dasar dari ajaran ini, umat Kristen bisa membaca kembali berbagai ayat Alkitab tentang pertobatan berikut ini.

Dalam bahasa Yunani, pertobatan disebut sebagai "metanoia". Menurut laman Alkitab.or.id, kata Yunani itu secara harfiah diartikan sebagai mengubah pikiran dan arah hidup. Ini artinya, pertobatan sejati yang sempat diserukan oleh Yohanes Pembaptis adalah ajakan agar setiap orang berbalik dari dosa-dosa mereka dan kembali kepada Allah, karena Kerajaan Allah sudah dekat.

Seruan pertobatan Yohanes Pembaptis tersebut diteguhkan dalam kesediaan umat untuk menerima baptisan sebagai tanda kesungguhannya. Baptisan Yohanes adalah tanda pertobatan yang sejati, yang mempersiapkan umat untuk kedatangan Tuhan. Sebuah tindakan yang hanya perlu dilakukan sekali, sebagai wujud pengakuan dan komitmen untuk hidup sesuai dengan kehendak Allah.

Sebagai referensi, berikut ini berbagai ayat Alkitab tentang pertobatan yang perlu dibaca dan bisa menjadi bahan renungan kita, umat Kristen yang sejati.

Doa pemberkatan rumah Katolik

Ilustrasi Alkitab. foto/istockphoto

25 Ayat Alkitab Tentang Pertobatan

Sebagai dasar dan pedoman hidup, Alkitab yang merupakan kumpulan dari Firman Tuhan harus selalu jadi referensi utama umat Kristen, khususnya saat menjalani keseharian hidup.

Dalam konteks pertobatan sejati, Firman Tuhan yang tertulis di dalam ayat Alkitab tentang pertobatan dan hidup baru, bisa menjadi acuan apakah kita sebagai umat Kristen sudah menyatakan penyesalan dan pertobatan dengan sungguh-sungguh atas segala kesalahan dan dosa yang telah diperbuat.

Agar pertobatan tidak dimaknai hanya sebatas permukaan saja, berikut ini beberapa ayat alkitab tentang buah pertobatan yang bisa menjadi referensi dan refleksi untuk bisa meniti jalan pertobatan sejati.

1. Matius 3:1-3

"Pada waktu itu tampillah Yohanes Pembaptis di padang gurun Yudea dan memberitakan: "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!" Sesungguhnya dialah yang dimaksudkan nabi Yesaya ketika ia berkata: "Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya.""

2. 2 Tawarikh 7:14

"Dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka."

3. Mazmur 41:5

"Kalau aku, kataku: “Tuhan, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!”"

4. Yesaya 55:5

"Sesungguhnya, engkau akan memanggil bangsa yang tidak kaukenal, dan bangsa yang tidak mengenal engkau akan berlari kepadamu, oleh karena Tuhan, Allahmu, dan karena Yang Mahakudus, Allah Israel, yang mengagungkan engkau."

5. Kisah Para Rasul 8:22

"Jadi bertobatlah dari kejahatanmu ini dan berdoalah kepada Tuhan, supaya Ia mengampuni niat hatimu ini."

6. Keluaran 32:14

"Dan menyesallah Tuhan karena malapetaka yang dirancangkan-Nya atas umat-Nya."

7. Mazmur 69:5

"Ya Allah, Engkau mengetahui kebodohanku, kesalahan-kesalahanku tidak tersembunyi bagi-Mu."

8. Yeremia 25:5

"Bertobatlah masing-masing kamu dari tingkah langkahmu yang jahat dan dari perbuatan-perbuatanmu yang jahat; maka kamu akan tetap diam di tanah yang diberikan Tuha kepadamu dan kepada nenek moyangmu, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya."

9. Yeremia 26:3

"Mungkin mereka mau mendengarkan dan masing-masing mau berbalik dari tingkah langkahnya yang jahat, sehingga Aku menyesal akan malapetaka yang Kurancangkan itu terhadap mereka oleh karena perbuatan-perbuatan mereka yang jahat."

10. Mazmur 32:5

"Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: “Aku akan mengaku kepada Tuhan pelanggaran-pelanggaranku,” dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku."

11. Yeremia 18:8

"Tetapi apabila bangsa yang terhadap siapa Aku berkata demikian telah bertobat dari kejahatannya, maka menyesallah Aku, bahwa Aku hendak menjatuhkan malapetaka yang Kurancangkan itu terhadap mereka."

12. Yesaya 55:6-7

"Carilah Tuhan selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat! Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada Tuhan, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya."

Ilustrasi berdoa di Gereja.

Ilustrasi berdoa di Gereja.

13. Wahyu 3:19

"Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!"

14. Markus 1:15

“Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!”

15. Yunus 3:10

"Ketika Allah melihat perbuatan mereka itu, yakni bagaimana mereka berbalik dari tingkah lakunya yang jahat, maka menyesallah Allah karena malapetaka yang telah dirancangkan-Nya terhadap mereka, dan Ia pun tidak jadi melakukannya."

16. Lukas 13:3

"Tidak! kata-Ku kepadamu. Tetapi jikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa atas cara demikian."

17. Mazmur 34:15

"Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik, carilah perdamaian dan berusahalah mendapatkannya!"

18. Wahyu 2:5

"Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat."

19. Lukas 15:7

"Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan."

20. Kisah Para Rasul 3:19

"Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan."

21. Kisah Para Rasul 17:30

"Dengan tidak memandang lagi zaman kebodohan, maka sekarang Allah memberitakan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua mereka harus bertobat."

22. Yehezkiel 18:21-23

"Tetapi jikalau orang fasik bertobat dari segala dosa yang dilakukannya dan berpegang pada segala ketetapan-Ku serta melakukan keadilan dan kebenaran, ia pasti hidup, ia tidak akan mati. Segala durhaka yang dibuatnya tidak akan diingat-ingat lagi terhadap dia; ia akan hidup karena kebenaran yang dilakukannya. Apakah Aku berkenan kepada kematian orang fasik? demikianlah firman Tuhan Allah. Bukankah kepada pertobatannya supaya ia hidup?"

23. Kisah Para Rasul 2:38

"Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.”"

24. 2 Petrus 3:9

"Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.

25. Wahyu 3:3

"Karena itu ingatlah, bagaimana engkau telah menerima dan mendengarnya; turutilah itu dan bertobatlah! Karena jikalau engkau tidak berjaga-jaga, Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu."

Ibadah natal kristen

Ilustrasi Alkitab sebagai dasar pedoman hidup umat Kristen. foto/istockphoto

Setelah membaca berbagai renungan Firman Tuhan tentang pertobatan di atas, kita sebagai umat Kristen haruslah ingat bahwa pertobatan sejati bukanlah di mulut saja. Ini seperti termaktub dalam ayat Alkitab tentang pertobatan Paulus, yang semula bernama Saulus, lalu akhirnya bertobat dan berjuang dalam setiap perbuatannya menegakkan ajaran Kristus.

Berbagai ayat tentang pertobatan ini bisa menjadi pengingat, bahwa pertobatan sejati, menuntut niat yang tulus dan kuat agar ayat pertobatan di Alkitab ini tidak sekadar menjadi catatan yang indah, namun juga ayat pertobatan yang benar-benar dalam dan menyentuh hati sanubari.

Baca juga artikel terkait KRISTEN atau tulisan lainnya dari Lucia Dianawuri

tirto.id - Edusains
Penulis: Lucia Dianawuri
Editor: Lucia Dianawuri & Yulaika Ramadhani