Menuju konten utama

Arus Mudik Dimulai, Ruas Tol Jabodetabek & Jabar Mulai Padat

Masyarakat diimbau agar mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan dengan memastikan kondisi kendaraan siap jalan.

Arus Mudik Dimulai, Ruas Tol Jabodetabek & Jabar Mulai Padat
Foto udara sejumlah kendaraan melintas di Tol ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/rwa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Jasa Marga mencatat sebanyak 175.132 kendaraan mulai meninggalkan wilayah Jabodetabek menuju Bandara Soekarno-Hatta, Merak, hingga Puncak pada libur Lebaran 2026, Sabtu (14/3/2026). Peningkatan volume lalu lintas ini juga merambat ke wilayah Jawa Barat, khususnya di GT Cileunyi dan GT Pasteur yang menjadi akses utama menuju Bandung dan sekitarnya.

Senior General Manager Jasa Marga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati, mengatakan sebanyak volume lalu lintas naik 0,72 persen dibanding transaksi normal yaitu 173.879 kendaraan.

"Volume lalu lintas yang meninggalkan Jabodetabek menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta, Merak dan menuju Puncak yang terdistribusi melalui Gerbang Tol (GT) Cengkareng, GT Cikupa dan GT Ciawi 1,” sebut Widiyatmiko di Jakarta, Sabtu, dikutip dari Antara.

Widiyatmiko bilang, volume lalu lintas transaksi di GT Cengkareng arah Bandara International Soekarno – Hatta mengalami peningkatan 1,20 persen. Tercatat ada sebanyak 83.572 kendaraan melintas, sementara lalu lintas transaksi normal adalah 82.577 kendaraan.

Sedangkan kenaikan volume lalu lintas transaksi di GT Cikupa arah Merak mencapai 6,88 persen. Tercatat sebanyak 55.520 kendaraan melintas, terhadap lalu lintas transaksi normal sebanyak 51.944 kendaraan.

Sementara itu, volume lalu lintas transaksi di GT Ciawi 1 arah Puncak Bogor menurun. Tercatat sebanyak 36.040 kendaraan, jumlah ini lebih rendah 8,43 persen terhadap lalu lintas transaksi normal yaitu sebanyak 39.358 kendaraan.

Widiyatmiko mengatakan, di wilayah Jawa Barat, terpantau mulai terjadi peningkatan volume lalu lintas menuju Bandung atau Rancaekek sekitarnya. Tercatat total sebanyak 76.107 kendaraan melintas, atau meningkat sebanyak 1,93 persen dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 74.668 kendaraan. Lalu lintas terdistribusi melalui dua Gerbang Tol yakni GT Cileunyi dan GT Pasteur.

Sementara itu, sebanyak 38.728 kendaraan melaju menuju wilayah Rancaekek, Garut, dan sekitarnya melalui GT Cileunyi. Volume lalu lintas transaksi di GT tersebut naik 2,34 persen dari lalin normal yaitu sebanyak 37.844 kendaraan.

Sedangkan Volume lalu lintas transaksi yang menuju Bandung atau Jakarta melalui GT Cileunyi tercatat sebanyak 32.645 kendaraan atau naik sebesar 14,23 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 28.579 kendaraan.

Volume lalu lintas transaksi yang menuju Kota Bandung melalui GT Pasteur tercatat sebanyak 37.379 kendaraan atau meningkat sebesar 1,51 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 36.824 kendaraan. Volume lalu lintas transaksi GT Pasteur (masuk) meninggalkan Kota Bandung menuju Jakarta tercatat 30.999 kendaraan atau lebih rendah 0,84 persen dari lalin normal sebanyak 31.261 kendaraan.

Widiyatmiko mengimbau kepada masyarakat, agar mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan dengan memastikan kondisi kendaraan siap jalan, kondisi pengemudi yang prima, memperhatikan kecukupan BBM, dan saldo e-toll untuk kenyamanan perjalanan.

Jasa Marga juga mengimbau kepada pengguna jalan hanya menggunakan satu e-toll yang sama untuk pembayaran di jalan tol dengan sistem transaksi tertutup seperti Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi serta Jalan Tol JORR II.

“[Jadi] 1 e-toll untuk bertransaksi ketika tapping di gerbang tol masuk dan menggunakan e-toll yang sama juga untuk tapping di gerbang tol keluar,” tandasnya.

Baca juga artikel terkait MUDIK atau tulisan lainnya dari Siti Fatimah

tirto.id - Flash News
Reporter: Siti Fatimah
Penulis: Siti Fatimah
Editor: Hendra Friana