tirto.id - Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia kembali menyelenggarakan program tahunan "Mudik Bersama", yang diperuntukan bagi para pegawai dan keluarga besarnya. Program terkait dengan menyambut perayaan Hari Raya Idulfitri 2026.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemhan RI, Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo, secara resmi melepas keberangkatan rombongan pemudik di Lapangan Apel Kemhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada hari Jumat (13/3/2026) pagi.
"Pagi hari ini, seperti tahun-tahun yang lalu, kita kembali menyelenggarakan kegiatan mudik Lebaran bersama. Tujuannya tentu untuk membantu personel kita guna memudahkan mereka sampai di tujuan mudiknya dengan selamat. Total personel yang terlibat dalam kegiatan mudik Lebaran tahun 2026 ini, termasuk bersama keluarganya, mencapai 712 orang," ujar Tri.
Program mudik ini secara khusus ditujukan bagi personel prajurit TNI, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemhan, beserta anggota keluarga mereka. Guna mengakomodasi kelancaran perjalanan menuju kampung halaman, pihak kementerian mengerahkan puluhan armada bus angkutan darat yang melayani berbagai rute di wilayah Pulau Jawa dan Pulau Sumatera.
Berdasarkan laporan kepanitiaan, Kemhan telah menyiapkan 27 unit bus utama dan 3 unit bus cadangan guna mengantisipasi apabila ada peserta tambahan yang menyusul kemudian.
Dari total 712 peserta, rute dengan tujuan Solo mendominasi jumlah penumpang terbanyak, yakni mencapai 285 orang. Penumpang terbanyak berikutnya rute Daerah Istimewa Yogyakarta sebanyak 236 orang, dan rute Surabaya yang mengangkut 134 orang. Sementara itu, untuk rute lintas pulau, armada bus dengan tujuan akhir Provinsi Lampung memberangkatkan sebanyak 57 orang peserta.
Untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan ratusan pemudik selama menempuh perjalanan darat yang panjang, Letjen TNI Tri Budi Utomo, menegaskan bahwa seluruh armada bus telah melewati tahapan inspeksi kelayakan kendaraan (ramp check) yang sangat ketat.
"Dua hari sebelumnya, kita sudah cek kelayakan semua kendaraan di sini. Kepala Biro Umum (Karoum) secara langsung mengecek kendaraan beserta timnya untuk meyakinkan bahwa armada tersebut aman. Tentunya juga nyaman, kita lihat semuanya difasilitasi AC yang berfungsi baik," tegasnya.

Lebih lanjut, Tri menyoroti bahwa antusiasme para peserta semakin lengkap dengan telah dipenuhinya hak-hak kesejahteraan mereka menjelang cuti Lebaran.
"Yang lebih nyaman lagi, mereka sudah mendapatkan THR dan bingkisan Lebaran. Alhamdulillah, sebelumnya kita juga sudah menjalankan kegiatan bazar, dan barang-barangnya mungkin turut dibawa oleh mereka pulang," tambahnya.
Mengingat padatnya rutinitas kedinasan, Tri berpesan agar para pegawai memanfaatkan momen berharga ini sebaik mungkin dan mengimbau peserta untuk menjaga keamanan di perjalanan, menyampaikan salam hormat kepada sanak saudara, serta menyempatkan diri berziarah mendoakan kerabat yang telah tiada.
Kepulangan pada 28 Maret
Terkait jadwal kepulangan, Kemhan telah merancang skema arus balik secara terpusat agar para pegawai dapat kembali bertugas tepat waktu.
"Rencananya kembalinya juga sama-sama. Mudah-mudahan pada tanggal 28 Maret mereka sudah bisa berkumpul kembali dengan kita di sini untuk melaksanakan kegiatan berdinas seperti biasa," harap Tri.
Sekjen Kemhan RI, Letjen TNI Tri Budi Utomo, turut menyampaikan ucapan hari raya. "Terakhir, atas nama keluarga besar Kementerian Pertahanan, saya memohon maaf lahir dan batin," pungkasnya.
Program Mudik Bersama ini menjadi wujud komitmen Kemhan dalam mendukung kesejahteraan dan keselamatan pegawainya selama periode libur Lebaran.
Melalui persiapan armada yang matang, rute yang terkoordinasi, serta pemenuhan hak-hak pegawai, diharapkan seluruh peserta dapat merayakan Idulfitri dengan aman di kampung halaman, sebelum kembali bertugas secara serentak pada akhir bulan mendatang. ============
Hanang Septioyudho berkontribusi dalam tulisan ini.
Penulis: Intern tirto
Editor: Alfons Yoshio Hartanto
Masuk tirto.id
































