Menuju konten utama

Apakah Rekrutmen PPPK BGN Terbuka untuk Lulusan SMA/SMK?

Rekrutmen PPPK Badan Gizi Nasional (BGN) 2025 hanya untuk lulusan D-III, D-IV, dan S-1. Simak syarat pendidikan, formasi, & tata cara melamar di sini.

Apakah Rekrutmen PPPK BGN Terbuka untuk Lulusan SMA/SMK?
Petugas berkostum superhero mengantar Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Depok Baru 08, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (26/11/2025). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc.

tirto.id - Badan Gizi Nasional (BGN) membuka rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tahun 2025 dengan total 32.000 formasi. Apakah rekrutmen ini terbuka juga untuk lulusan SMA dan SMK?

Dari total 32.000 formasi yang dibutuhkan, 31.250 formasi masuk kategori formasi khusus, yang diperuntukkan bagi lulusan S-1 dan D-IV dari semua jurusan.

Sedangkan 750 formasi dialokasikan sebagai formasi umum, yang terdiri dari 300 formasi untuk lulusan S-1 Ilmu Gizi atau D-IV Gizi dan Dietetika, 300 formasi untuk lulusan S-1 Akuntansi atau D-IV Akuntansi, 75 formasi untuk lulusan D-III Akuntansi, dan 75 formasi untuk lulusan D-III Gizi.

Apakah Rekrutmen PPPK BGN Terbuka untuk Lulusan SMA?

Berdasarkan Keputusan Menteri PAN-RB Nomor 1203 Tahun 2025, rekrutmen PPPK di BGN Tahun 2025 tidak terbuka untuk lulusan SMA. Seluruh formasi yang tersedia mensyaratkan minimal pendidikan Diploma III (D-III), Diploma IV (D-IV), atau Sarjana (S-1).

Rincian formasinya antara lain:

Formasi Khusus: S-1/D-IV semua jurusan (31.250 formasi)

Formasi Umum:

  • S-1 Ilmu Gizi/D-IV Gizi dan Dietetika (300 formasi)
  • S-1 Akuntansi/D-IV Akuntansi (300 formasi)
  • D-III Akuntansi (75 formasi)
  • D-III Gizi (75 formasi)

Tata Cara Pendaftaran PPPK BGN 2025

Tata cara pendaftaran PPPK Badan Gizi Nasional (BGN) Tahun 2025 dilakukan secara daring melalui laman resmi SSCASN BKN dengan langkah-langkah sebagai berikut:

Persiapan Dokumen dan Data

  • Pelamar menyiapkan data diri dan dokumen yang valid sesuai ketentuan.
  • Dokumen harus dipindai (scan) dengan jelas, berwarna, dan lengkap. Dokumen yang buram atau tidak lengkap dapat menyebabkan pelamar gugur/Tidak Memenuhi Syarat (TMS).
Pendaftaran Online

  • Akses laman: https://sscasn.bkn.go.id
  • Mengisi biodata, kolom formulir, dan memilih 1 (satu) instansi serta 1 (satu) jabatan yang dilamar.
Unggah Dokumen Persyaratan

Dokumen yang harus diunggah meliputi:

  • KTP-el atau surat pengganti KTP yang masih berlaku.
  • Surat lamaran dan surat pernyataan (beberapa jenis, masing-masing ditandatangani dan dibubuhi e-meterai atau meterai tempel (konvensional) Rp10.000).
  • Pas foto terbaru ukuran 4x6, latar merah, berpakaian rapi.
  • Ijazah asli sesuai kualifikasi pendidikan yang dilamar.
  • Transkrip nilai asli sesuai ijazah.
  • Sertifikat akreditasi perguruan tinggi atau program studi.
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku 6 bulan.
  • Surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari fasilitas kesehatan pemerintah.
  • Surat keterangan bebas narkoba/NAPZA dari fasilitas kesehatan pemerintah.
Dokumen tambahan:

  • Formasi khusus: Sertifikat Manajerial atau Surat Keterangan Aktif Bekerja.
  • Formasi umum: Surat pengalaman kerja atau Surat Keputusan Penempatan di lingkungan pelayanan gizi.
Cek dan Submit

  • Pastikan semua dokumen dan data terisi dengan benar sebelum submit.
  • Setelah pendaftaran selesai, pelamar wajib mencetak kartu ujian dari laman SSCASN.
Seleksi Administrasi dan Kompetensi

  • Setelah pendaftaran, dilakukan seleksi administrasi.
  • Pelamar yang lulus administrasi mengikuti seleksi Computer Assisted Test (CAT) dan wawancara sesuai jabatan.
  • Jika pelamar TMS pada seleksi administrasi, bisa mengajukan sanggah maksimal 2 hari sejak hasil diumumkan.
Penetapan Kelulusan

  • Hasil akhir kelulusan ditentukan sepenuhnya berdasarkan nilai akhir dari seleksi yang dilakukan melalui Computer Assisted Test (CAT).

Baca juga artikel terkait PPPK 2025 atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra