Menuju konten utama

Apa Itu Fenomena Rojali dan Rohana yang Viral? Cek Penjelasannya

Fenomena Rojali dan Rohana yang ramai di mall. Simak arti tren viral ini dan dampaknya terhadap perilaku belanja masyarakat 2025.

Apa Itu Fenomena Rojali dan Rohana yang Viral? Cek Penjelasannya
Ilustrasi Influencer. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Belakangan ini fenomena Rohana dan Rojali sedang ramai diperbincangkan netizen di berbagai media sosial. Fenomena tersebut mengakibatkan omzet sejumlah pusat perbelanjaan atau mall menurun di tahun 2025 ini. Lantas, apa itu fenomena Rojali dan Rohana yang viral? Simak penjelasannya berikut ini.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengatakan, bahwa pada 2025 ini omzet sejumlah mall sedang menurun, padahal tahun 2025 ini ia menargetkan omzet mall bisa meningkat sebanyak 20 hingga 30 persen. Akan tetapi, diprediksi omzet hanya bisa bertumbuh sekitar 10 persen saja jika menilik pada keadaan ekonomi saat ini.

Alphonsuz mengungkapkan, bahwa menurunnya omzet bisa jadi karena melemahnya daya beli masyarakat karena kondisi ekonomi yang tidak menentu. Oleh sebab itu, kalangan menengah ke bawah menahan diri untuk berbelanja atau mencari alternatif produk yang lebih murah. Hal itu menyebabkan munculnya fenomena Rohana dan Rojali.

Apa Itu Fenomena Rojali dan Rohana yang Viral?

Di tengah tekanan ekonomi, kalangan menengah ke bawah lebih banyak berhemat daripada membelanjakan uangnya saat ini. Sementara itu, kelas atas juga lebih berhati-hati saat berbelanja atau lebih memilih untuk melakukan investasi.

Alphonsuz menambahkan, bahwa fenomena Rohana dan Rojali memang sering terjadi. Hal itu terjadi karena pusat perbelanjaan tidak hanya sebagai tempat untuk berbelanja. Namun, pada momen tertentu jumlahnya bisa meningkat salah satunya karena daya beli yang menurun.

Apa Itu Istilah Rojali?

Rojali adalah singkatan dari "rombongan jarang beli". Maksud dari rombongan tersebut adalah sekelompok orang berjumlah banyak yang datang ke pusat perbelanjaan, tetapi tidak berbelanja. Mereka hanya melihat-lihat, jalan-jalan, foto-foto, atau sekedar menggunakan fasilitas mall

Beberapa ciri dari Rojali, yaitu menghabiskan waktu di food court dan hanya melihat-lihat barang. Di samping itu, mereka juga memakai Wi-Fi gratis dan membuat konten untuk media sosial tanpa mengobrol dengan penjual.

Apa Arti Rohana?

Sementara itu, Rohana merupakan singkatan dari "rombongan hanya nanya". Namun, ada juga yang menyebutnya sebagai rombongan hanya narsis atau rombongan hanya nongkrong saja.

Seperti kepanjangannya, Rohana adalah sekelompok orang dalam jumlah besar yang datang ke mall hanya untuk bertanya-tanya barang, melakukan foto-foto, atau sekedar nongkrong. Mereka sama seperti Rojali yang tidak melakukan transaksi pembelian apapun.

Kenapa Ada Fenomena Rohana dan Rojali di Mall?

Kondisi masyarakat kebanyakan saat ini tergambar dari merebaknya fenomena Rojali dan Rohana. Mayoritas masyarakat lebih memilih untuk mengunjungi pusat perbelanjaan dan menikmati fasilitas gratisnya tanpa harus berbelanja.

Hal itu terjadi lantaran penurunan daya beli karena kondisi ekonomi yang sedang tidak menentu. Di sisi lain, masyarakat kalangan menengah ke bawah juga membutuhkan hiburan yang ramah di kantong.

Sementara mall dipandang sebagai area publik yang aman, nyaman, serta sejuk untuk sekedar bersantai. Selain itu, juga ada banyak spot foto gratis yang Instagramable dan mendorong orang untuk membuat konten di media sosial.

Bagi pembaca yang ingin mengetahui informasi tentang sesuatu yang lagi viral, bisa menemukan lebih banyak artikel di tautan ini Kumpulan Artikel Viral.

Baca juga artikel terkait MEDSOS atau tulisan lainnya dari Tifa Fauziah

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Tifa Fauziah
Penulis: Tifa Fauziah
Editor: Dipna Videlia Putsanra