Menuju konten utama

Anies: Perlindungan PRT Tak Hanya Regulasi, Juga Hati Nurani

Anies berjanji jika terplih sebagai presiden akan mengesahkan Rancangan Undang-undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT).

Anies: Perlindungan PRT Tak Hanya Regulasi, Juga Hati Nurani
Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan dalam konferensi pers usai acara Desak Anies, di Hallf Patiunus, Kamis (18/1/2024). (Tirto.id/M. Irfan Al Amin)

tirto.id - Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, berjanji akan segera mengesahkan Rancangan Undang-undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) bila terpilih sebagai presiden.

Anies menegaskan, RUU PPRT adalah gerbang perlindungan bagi para pekerja rumah tangga yang menurutnya kerap mendapat perlakuan tidak menyenangkan, baik dari majikan maupun masyarakat sekitarnya.

"Saya ingin garisbawahi beberapa. Pertama, prinsipnya RUU ini harus diproses dan dituntaskan, ada perlindungan [bagi] pembantu rumah tangga Indonesia. Tuntaskan," kata Anies Baswedan di Hallf Patiunus, Kamis (18/1/2024).

Anies menilai RUU PPRT harus segera disahkan untuk mengatur beberapa hak yang harus diberikan kepada Pekerja Rumah Tangga. Di antaranya pemberian upah yang layak, pemberian jam kerja yang manusiawi, perlindungan sosial, dan kesehatan.

Dia juga berharap dengan disahkannya RUU PPRT, maka pemerintah bisa melindungi anak di bawah umur untuk tidak dieksploitasi menjadi Pekerja Rumah Tangga.

"Ukuran [usia] minimal harus diterapkan, sehingga mereka terlindungi," kata Anies.

Menurutnya, masyarakat yang mempekerjakan Pekerja Rumah Tangga harus berorientasi sebagai amal ibadah. Sehingga bisa menjadikan para pekerja tersebut lebih manusiawi.

"Ketika [kelak] saya jadi presiden, saya akan kirim pesan moral bagi seluruh keluarga yang merekrut PRT. Apa pesan moralnya? Jangan pandang PRT semata-mata sebagai pekerja. Tapi pandang mereka sebagai saudara sebangsa yang harus ditingkatkan harkat derajat sosial ekonominya," kata Anies.

Menurutnya, perlindungan bagi para Pekerja Rumah Tangga tidak cukup mengandalkan regulasi. Namun harus didorong dengan pendekatan hati nurani dan kesadaran masyarakat, terutama dari kalangan menengah atas yang paling banyak merekrut Pekerja Rumah Tangga.

"Negeri ini tidak cukup dengan regulasi, tetapi dengan panggilan moral," kata Anies.

Baca juga artikel terkait PILPRES 2024 atau tulisan lainnya dari Irfan Amin

tirto.id - News
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Irfan Teguh Pribadi