Menuju konten utama

Anggota Polisi Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Dua personel lainnya hingga kini masih dalam pencarian dengan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dan aliran sungai.

Anggota Polisi Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
Ilustrasi Mayat. foto/Istockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Katingan, Kalimantan Tengah, meninggal dunia dan dua personel lainnya dilaporkan belum ditemukan saat mengikuti operasi penggerebekan terhadap terduga bandar narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kamis dini hari.

"Benar ada kejadian itu dan saat ini kami masih fokus melakukan pencarian terhadap dua anggota yang belum ditemukan," kata Kapolres Katingan, AKBP Dodik Hartono, saat dikonfirmasi, mengutip Antara, Kamis (2/7/2026).

Dia menjelaskan operasi diawali dengan penggerebekan terhadap terduga pelaku tindak pidana narkotika. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menangkap salah seorang terduga pelaku. Namun, situasi berubah ketika sejumlah anggota keluarga terduga pelaku diduga melakukan perlawanan terhadap petugas menggunakan senjata tajam saat proses penangkapan berlangsung.

"Pada saat salah satu pelaku sudah diamankan, tiba-tiba keluarga pelaku menyerang anggota menggunakan parang. Anggota di lapangan kemudian melakukan tindakan tegas dan terukur, sehingga satu orang dari pihak keluarga terduga pelaku meninggal dunia," ucapnya

Dodik menjelaskan, perlawanan tersebut kemudian memicu datangnya warga lain ke lokasi sehingga situasi menjadi tidak terkendali.

Personel kepolisian yang bertugas berupaya mengamankan diri sekaligus mengendalikan keadaan.

Dalam insiden itu, Aipda Yudhi Perdana Putra gugur saat menjalankan tugas sebagai anggota Satresnarkoba Polres Katingan.

Sementara, dua personel lainnya hingga kini masih dalam pencarian dengan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dan aliran sungai.

"Saat ini kami masih memfokuskan seluruh upaya untuk menemukan dua anggota yang belum diketahui keberadaannya," ujarnya.

Dodik menambahkan kondisi keamanan di Desa Tumbang Kalemei saat ini telah berangsur kondusif.

Aparat kepolisian juga terus melakukan pengamanan sekaligus mendalami rangkaian peristiwa yang terjadi saat operasi berlangsung.

"Saat ini situasi sudah kondusif. Keluarga pelaku sudah kabur dari lokasi. Sebanyak 50 personel dari Polda Kalimantan Tengah juga telah bergerak memberikan bantuan dan dukungan dalam penanganan peristiwa ini," pungkas Dodik.

Baca juga artikel terkait KASUS NARKOBA

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama