Menuju konten utama

Prabowo Akui Pantau Kinerja KSAD dan Kapolri sejak Jadi Menhan

Prabowo menyampaikan rasa bangganya kepada Maruli, Listyo, serta seluruh prajurit TNI dan anggota Polri yang terlibat dalam berbagai program pemerintah.

Prabowo Akui Pantau Kinerja KSAD dan Kapolri sejak Jadi Menhan
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam acara pertemuan dengan periset dan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di halaman Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/8/2026). Presiden Prabowo Subianto mengundang lebih dari 150 periset dan peneliti dari berbagai daerah di Indonesia untuk memamerkan dan menjelaskan secara langsung hasil riset dan inovasi yang mendukung program-program prioritas pemerintahan seperti tanggul laut raksasa (giant sea wall), Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat (SR), Gentengisasi, pengolahan sampah, dan program-program lainnya seperti kemandirian energi, ketahanan pangan, pertahanan dan keamanan, serta program tiga juta rumah. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto mengaku telah memantau kinerja Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, sejak masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan, bahkan sebelum Maruli menjabat sebagai KSAD. Menurut Prabowo, Maruli telah menunjukkan sejumlah inisiatif yang dinilai baik dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.

Oleh karena itu, Prabowo menilai posisi Maruli sebagai orang nomor satu di TNI Angkatan Darat merupakan buah dari rekam jejak dan pengabdiannya.

"Saya sudah monitor sekian tahun yang lalu. Sejak saya Menteri Pertahanan, saya sudah monitor inisiatif-inisiatif yang dilakukan oleh saudara-saudara sekalian. Jenderal Maruli sebelum menjadi KSAD, sebelum menjabat jabatan yang tertinggi di Angkatan Darat, saya telah monitor saudara mengambil inisiatif-inisiatif yang baik," kata Prabowo saat meresmikan 3.395 jembatan yang dibangun TNI dan Polri serta 3.000 sumber air bersih oleh TNI Angkatan Darat di Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (13/8/2026) secara virtual.

Menurut Prabowo, rekam jejak dan pengabdian seorang pejabat merupakan hal yang pada akhirnya akan menjadi perhatian publik. Ia mengatakan setiap perbuatan baik dan pengabdian yang dilakukan seorang pejabat akan "dimonitor, dipantau, dicatat, diingat oleh rakyat".

Atas dasar itu, Prabowo menilai Maruli layak dipercaya menduduki posisi KSAD.

"Karena itu juga saya kira bahwa seorang prajurit seperti Maruli Simanjuntak menjadi perwira pejabat tertinggi di Angkatan Darat, ya itu pantas atas hasil karya dan pengabdiannya," tegas dia.

Selain Maruli, Prabowo juga memberikan penilaian serupa kepada Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ia menilai posisi Listyo sebagai pimpinan tertinggi di institusi kepolisian juga tidak terlepas dari prestasi, pengabdian, dan kemampuannya.

"Saya juga yakin Jenderal Polisi Listyo mencapai puncak tertinggi di kepolisian itu pantas karena prestasi pengabdian dan kemampuannya," ujar Prabowo.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo sebagai apresiasi terhadap kinerja TNI dan Polri dalam membangun infrastruktur dasar bagi masyarakat.

Dalam acara tersebut, Prabowo menilai pembangunan ribuan jembatan dan sumber air bersih menjadi bukti bahwa TNI dan Polri menjalankan fungsi pengabdian kepada rakyat.

Ia pun menyampaikan rasa bangganya kepada Maruli, Listyo, serta seluruh prajurit TNI dan anggota Polri yang terlibat dalam berbagai program pemerintah.

"Saya berterima kasih sebagai Presiden Republik Indonesia dan sebagai pribadi Prabowo Subianto. Kita telah bahu-membahu. Saudara telah menangkap apa arti menjadi pemimpin. Saudara telah menangkap bagaimana bahagianya kalau kita bisa berbuat yang berarti untuk rakyat kita. Apalagi rakyat kita yang paling terpencil, apalagi rakyat kita di desa," kata Prabowo.

Baca juga artikel terkait PEMERINTAHAN PRABOWO-GIBRAN atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Andrian Pratama Taher