Menuju konten utama

Anggota DPR Minta Pemerintah Perhatikan Kesejahteraan Jurnalis

Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, meminta pemerintah ikut memberi perhatian terhadap kesejahteraan jurnalis.

Anggota DPR Minta Pemerintah Perhatikan Kesejahteraan Jurnalis
Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin saat ditemui di Komplek MPR/DPR RI, Selasa (18/3/2025). Tirto.id/M. Irfan Al Amin
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, meminta pemerintah melalui Menteri Komunikasi, Informatika, dan Digital, KPI Pusat, dan Dewan Pers untuk ikut memberi perhatian terhadap kesejahteraan jurnalis. Menurutnya, kesejahteraan jurnalis menjadi salah satu elemen penting demi perbaikan iklim demokrasi di Indonesia.

“Seperti kita ketahui, pers merupakan pilar keempat dalam demokrasi. Tapi jika ada masalah dalam dunia pers, maka menjadi kewajiban kita semua untuk menyelesaikannya bersama-sama,” kata TB Hasanuddin dalam rapat dengar pendapat bersama Menkomdigi, Komisioner KPI, KPI Pusat dan Dewan Pers, Senin (7/6/2025).

TB Hasanuddin menyoroti kepemilikan perusahaan pers yang masih didominasi oleh pengusaha. Akibatnya, telah terjadi ketimpangan antara kepentingan korporasi dan kesejahteraan wartawan di lapangan.

“Di ruangan ini, kita sering bicara soal kesejahteraan prajurit TNI. Hari ini saya ajak kita semua untuk juga mulai membahas secara serius bagaimana meningkatkan kesejahteraan wartawan media,” ucap dia.

Dia mengingatkan bahwa wartawan adalah bagian tak terpisahkan dari anak bangsa yang perannya sangat vital dalam menjaga informasi publik, demokrasi, dan kontrol terhadap kekuasaan. Sebagai bentuk solusi, TB Hasanuddin mengajak pemerintah, DPR, maupun industri media, untuk duduk bersama dan mencari solusi konkret demi meningkatkan taraf hidup dan perlindungan bagi insan pers di Indonesia.

“Saya yakin dan saya percaya, kita harus dan bisa memperjuangkan kesejahteraan wartawan. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kita untuk kemaslahatan negeri ini,” kata TB Hasanuddin.

“Kita berupaya berusaha secepat mungkin karena proses haji pertengahan Juli, sudah mulai Pertengahan Juli akan keluar jumlah kuota dari pemerintah Saudi kemudian kita sudah ada tahapan-tahapannya sampai dengan pelaksanaannya,” katanya.

Baca juga artikel terkait UPAH LAYAK JURNALIS atau tulisan lainnya dari Irfan Amin

tirto.id - Flash News
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama