Menuju konten utama

Anggaran Kemendikdasmen Naik Rp400 Miliar, Jadi Rp55,4 Triliun

Anggaran tambahan itu untuk tahun anggaran 2026, yang telah disepakati dalam rapat Panja Belanja Pemerintah Pusat (BPP) pada 11 September 2025.

Anggaran Kemendikdasmen Naik Rp400 Miliar, Jadi Rp55,4 Triliun
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/7/2025). Rapat tersebut membahas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) APBN Tahun Anggaran 2024. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/YU
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendapat tambahan anggaran sebesar Rp400 miliar untuk anggaran 2026, sehingga menjadi Rp55,4 triliun. Angka ini merupakan besaran yang telah disepakati dalam rapat Panja Belanja Pemerintah Pusat (BPP) pada 11 September 2025.

“Berdasarkan rapat panja belanja pemerintah pusat pada 11 september 2025, kemendikdasmen mendapat tambahan sebesar Rp400 miliar sehingg total anggaran kemendikasmen menjadi 55,4 triliun,” ujar Mendikdasmen, Abdul Mu’ti, dalam rapat kerja dengan Komisi X di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat pada Senin (15/9/2025).

Muti menjelaskan bahwa tambahan Rp400 miliar tersebut membuat sebagian rincian dana berubah. Rupiah murni nonoperasional naik dari Rp51,69 triliun menjadi Rp52,09 triliun, sementara alokasi lainnya tetap, yakni rupiah murni operasional Rp3,13 triliun, Badan Layanan Umum Rp161,43 miliar, serta PNBP Rp9,48 miliar.

“Alokasi anggaran program dan sasaran program prioritas yang sudah disepakati pada pembahasan rapat kerja 3 september tidak mengalami perubahan seperti prorgam PIP, aneka tunjangan guru non asn, PPG, dan pendidikan profesi guru dan bantuan pendidikan S1 dan D4, penjaminan mutu pendidikan dan prioritas lainnya,” tutur Muti.

Meski demikian, Muti menegaskan kebutuhan anggaran masih jauh lebih besar. Dari usulan tambahan Rp52,9 triliun yang telah disampaikan dalam raker lalu, dia menyebut bahwa baru Rp400 miliar yang dipenuhi.

Dengan kondisi yang terjadi, Mu’ti melontarkan harapannya dengan cara berpantun di akhir paparannya.

“Pergi ke pekan membeli buah, mendapat rambutan jambu dan dukuh. Walau anggaran tidak banyak bertambah, kami tetap komitmen wujudkan pendidikan bermutu," ucap Mu’ti.

Atas harapannya ini, Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian membalas pantun tersebut. Dia menyebut agar Kemendikdasmen tak khawatir atas anggran untuk pendidikan menengah.

"Terbang tinggi burung pelikan, singgah sebentar di bukit berbatu. Pak Muti jangan khawatirkan anggaran, Komisi X mendukung sepenuh waktu," kata Hetifah.

Baca juga artikel terkait ANGGARAN PENDIDIKAN atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Insider
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Dwi Aditya Putra