Menuju konten utama

Amran Pastikan Indonesia Capai Swasembada Gula Tahun Depan

Target produksi gula putih nasional diproyeksikan mencapai minimal 3 juta ton guna memenuhi kebutuhan dalam negeri pada 2026.

Amran Pastikan Indonesia Capai Swasembada Gula Tahun Depan
Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat konferensi pers di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (9/10/2025). tirto.id/Muhammad Naufal

tirto.id - Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, menegaskan komitmen pemerintah untuk mencapai swasembada gula konsumsi (white sugar) pada tahun depan. Target produksi gula putih nasional diproyeksikan mencapai minimal 3 juta ton guna memenuhi kebutuhan dalam negeri pada 2026.

"Insyaallah mudah-mudahan tahun ini, paling lambat tahun depan swasembada. White sugar," ujar Amran di Kantor Kemenko Pangan, Selasa (21/10/2025).

Optimisme Menteri Amran tidak lepas dari program peremajaan (replanting) perkebunan tebu yang masif mencapai 100.000 hektar di berbagai wilayah di Indonesia.

"Karena kita replanting 100 ribu hektare dan itu terbesar sepanjang sejarah. Ini berkat arahan Bapak Presiden," tegas Amran.

Dukungan tersebut diharapkan dapat mendongkrak produksi tebu secara signifikan. Untuk tahun depan, produksi tebu ditargetkan melonjak menjadi 28-29 juta ton, yang menjadi bahan baku pencapaian target swasembada gula.

Tak hanya untuk gula, produksi tebu ini juga akan dimanfaatkan untuk diolah menjadi etanol. Pemerintah sendiri menargetkan untuk menggenjot produksi E10 atau bauran etanol 10 persen untuk campuran bensin.

Pemerintah berencana membuka lahan untuk tanaman tebu dan singkong sebesar 1 juta hektare sebagai bahan baku etanol

“Dua-dua ini bisa jadi etanol. Kalau harga gula naik, kita jual kalau harga etanol naik, kita jual etanol. Seperti terjadi di Brasil terakhir,” ucapnya.

Sementara itu, target swasembada gula merupakan bagian dari peta jalan besar swasembada pangan secara keseluruhan yang dicanangkan Kementerian Pertanian.

Amran memaparkan bahwa pencapaian swasembada dilakukan secara bertahap dengan menyelesaikan satu komoditas demi komoditas.

"Dulu kita impor bawang merah, sekarang ekspor. Sekarang ini ekspor. Dulu juga ayam, kita sudah ekspor sekarang. Telur, sudah ekspor. Ini semua pangan. Kemudian minyak goreng, kita ekspor. Kita produsen terbesar dunia," paparnya.

Ke depan, komoditas utama seperti beras dan jagung akan segera menyusul. Beras, tahun ini diperkirakan mengalami surplus hingga 4 juta ton. Pemerintah pun membuka peluang ekspor.

Sementara untuk komoditas kedelai, Amran menyatakan sudah diprogramkan untuk tahun depan.

"Kemudian insya Allah, beras jagung menyusul, dan kedelai kita program tahun depan. Jadi satu-satu kita selesaikan," jelasnya.

Dia menegaskan bahwa target jangka menengahnya adalah mewujudkan kemandirian pangan secara menyeluruh untuk semua komoditas.

"Kemudian untuk total secara keseluruhan mudah-mudahan 3-4 tahun ke depan swasembada," tuturnya.

Baca juga artikel terkait SWASEMBADA GULA atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Dwi Aditya Putra