Menuju konten utama

Aktivitas Penerbangan Bandara Soetta Sudah Kembali Normal

InJourney Airports memastikan operasi penerbangan sudah kembali normal dan lancar setelah sempat tergganggu akibat cuaca buruk pada Senin (12/1/2026).

Aktivitas Penerbangan Bandara Soetta Sudah Kembali Normal
Penumpang berjalan menuju terminal kedatangan setibanya di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (3/1/2026). ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/foc.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, memastikan aktivitas penerbangan di bandar udara terbesar di Tanah Air itu sudah kembali normal, setelah sempat terganggu akibat cuaca buruk pada Senin (12/1/2026).

"Alhamdulillah, hari ini operasi penerbangan normal dan lancar. Sejak pukul 00.00 WIB hingga saat ini normal," kata Assistant Deputy Communication & Legal PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan di Tangerang, Selasa (13/1/2026), mengutip Antara.

Ia menjelaskan otoritas Bandara Soetta telah melakukan berbagai langkah penanganan untuk mengantisipasi kendala yang terjadi. Misalnya mereka memastikan drainase di dalam kawasan bandara berfungsi dengan baik.

"Seluruh fasilitas sisi udara (air side) seperti apron, taxiway, serta Runway 1, Runway 2, dan Runway 3 dapat tetap beroperasi normal," ujarnya.

Menurut dia, sejak dilanda cuaca buruk dengan intensitas hujan tinggi, sebanyak 109 penerbangan dengan keberangkatan dilakukan penundaan (delay), kemarin.

Berdasarkan data dari Airport Operation Control Center (AOCC) Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 06.00-14.00 WIB, ada tujuh penerbangan berputar terlebih dahulu (go around) sebelum mendarat dan 31 penerbangan dialihkan mendarat ke bandara lain (divert).

"Kami terus berkoordinasi intensif dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan penanganan operasional yang cepat dan tepat terkait dampak hujan," ungkap dia.

Pengelola Bandara Soetta mengimbau para penumpang pesawat dan pengguna jasa Bandara Internasional Soekarno-Hatta agar tiba 3 jam lebih awal dari waktu penerbangan, untuk mengantisipasi perubahan jadwal dan kondisi lalu lintas, serta memantau informasi penerbangan melalui aplikasi atau website maskapai dan layar informasi di bandara.

Berdasar pantauan Tirto, sampai dengan Selasa (13/1/2026), sekitar pukul 09.00 WIB, gerbang tol Cengkareng masih tergenang sampai ramp Rawa Bokor. Tinggi genangan berkisar 10-15 cm dan mengakibatkan perlambatan arus kendaraan menuju Bandara Soetta.

Sementara itu, Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia telah menerapkan prosedur go-around, holding maupun divert, sebagai bagian dari menjaga keselamatan penerbangan.

EVP of Corporate Secretary AirNav Indonesia Hermana Soegijantoro menyampaikan seluruh prosedur tersebut sejalan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, serta regulasi Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), termasuk Annex 2 dan Annex 6 dan CASR yang berlaku di Indonesia.

"Seluruh aturan tersebut menegaskan bahwa keselamatan penerbangan merupakan prioritas utama dan Pilot in Command memiliki kewenangan mengambil keputusan demi keselamatan penerbangan," papar dia.

Baca juga artikel terkait BANDARA SOEKARNO-HATTA

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Alfons Yoshio Hartanto