Menuju konten utama

Aksi May Day di Bandung Ricuh, Fasum Dibakar Massa Tak Dikenal

Setelah aksi pembakaran itu, api merembet dan membakar pos polisi yang berada tepat di bawah billboard.

Aksi May Day di Bandung Ricuh, Fasum Dibakar Massa Tak Dikenal
Massa aksi berunjuk rasa memperingati May Day atau Hari Buruh Internasional di kawasan Taman Cikapayang-Pasoepati, Kota Bandung, Jumat (1/5/2026). Foto: tirto.id/Muhamad Nizar.

tirto.id - Massa aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kota Bandung berakhir ricuh. Sejumlah fasilitas umum (fasum) menjadi sasaran pengrusakan di kawasan Taman Cikapayang-Pasoepati, Jl. Tamansari pada Jumat (1/5/2026).

Pantauan tirto, sejumlah massa kolektif yang tidak berafiliasi dengan gerakan mahasiswa itu, mulai memblokade perempatan Jalan Tamansari dan Cikapayang benda-benda yang dibakar sekitar lokasi, sekira pukul 16.40 WIB.

"No justice, no peace!" seru massa aksi.

Lalu, selain fasilitas publik seperti lampu lalu lintas dan papan penunjuk jalan, massa juga membakar sebuah billboard atau layar LED yang berada di atas pos polisi kawasan tersebut.

Setelah aksi pembakaran itu, api merembet dan membakar pos polisi yang berada tepat di bawah billboard. Peristiwa ini cukup berlangsung lama, sebelum akhirnya pukul 19.00 WIB, massa membubarkan diri saat pihak kepolisian diterjunkan mengurai unjuk rasa.

Namun, dampak kebakaran yang terjadi di persimpangan Jalan Tamansari-Cikapayang itu berhasil ditangani petugas pemadam kebakaran. Tepat setelah situasi unjuk rasa kondusif.

Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kota Bandung, Leonard menyebut, pihaknya menerima laporan adanya kebakaran pukul 19.20 WIB. Tapi mereka tak bisa langsung menuju ke lokasi karena kericuhan.

"Ya, tadi kami agak terhambat karena sebenarnya pemadam tugasnya hanya memadamkan api. Tidak ada kepentingan lain-lain," sebutnya.

"Alhamdulillah kita selesai di tadi di jam 20.10 WIB, jadi kurang lebih 40 menit sudah selesai dipadamkan," ucapnya.

Ia merincikan, ada dua bangunan dan satu videotron yang terbakar. Dalam penanganan ini, tiga unit mobil damkar dikerahkan. Setibanya di lokasi, pemadaman langsung dilakukan.

"Kebetulan di kiosnya ada gas juga. Untuk lebih lanjutnya kami lakukan investigasi terlebih dahulu dengan jajaran kepolisian," bebernya.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran tersebut. Penanganan juga rampung dilakukan.

"Sekarang sudah clear tinggal diamankan oleh kepolisian dan dibantu karena tadi kita di jalur oleh dengan kepolisian," ucap Leonard.

Baca juga artikel terkait MAY DAY atau tulisan lainnya dari Muhammad Nizar

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Nizar
Penulis: Muhammad Nizar
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama