Menuju konten utama

AHY: Ganti Rugi Imbas Demo Diambil dari Anggaran Kedaruratan

Menurut AHY, meski masih fluktuatif dan terus dihitung secara lebih detail lagi, total nilai kerusakan sekitar Rp900 miliar-Rp950 miliar. 

AHY: Ganti Rugi Imbas Demo Diambil dari Anggaran Kedaruratan
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Gedung Nusantara V DPR RI, Jakarta, Rabu (13/8/2025). tirto.id/Nabila Ramadhanty Putri Darmadi.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Koordinator (Menko) Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengatakan uang ganti rugi imbas unjuk rasa yang disalurkan ke pemerintah daerah akan dialokasikan dari anggaran darurat.

Hal ini ia nyatakan karena unjuk rasa se-Indonesia mulai 25 Agustus 2025 hingga saat ini menimbulkan kerugian di sejumlah daerah.

"Kan ada biasanya anggaran untuk kedaruratan. Ya, dari situ cost-nya [untuk uang ganti rugi yang disalurkan ke pemerintah daerah]," ujarnya di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (4/9/2025).

Menurut AHY, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah pemerintah daerah yang di wilayah administrasinya terdapat kerusakan fasilitas umum maupun fasilitas lain imbas unjuk rasa.

Hasil koordinasi, terdapat 10 provinsi dan 25 kota/kabupaten yang mengalami kerusakan fasilitas umum maupun fasilitas lain. Sementara ini, nilai kerugian yang mereka alami senilai ratusan miliar rupiah.

"Ini bisa fluktuatif dan terus dihitung secara lebih detail lagi, kurang lebih Rp900 miliar-Rp950 miliar total atau nilai kerusakan yang harus bisa segera kita perbaiki bersama," ucapnya.

AHY menambahkan, kerugian terbesar terjadi di Jakarta, Solo, Makassar, Bandung, dan Surabaya.

Berdasarkan catatan Kementerian Dalam Negeri, aksi unjuk rasa terjadi di 107 titik yang tersebar se-Indonesia sejak 25 Agustus 2025 hingga saat ini. Kerugian imbas unjuk rasa bermacam-macam.

Berdasarkan laporan Komnas HAM, 10 masyarakat meninggal dunia yang beberapa di antaranya disebabkan oleh kekerasan kepolisian.

Baca juga artikel terkait DEMONSTRASI atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Irfan Teguh Pribadi