tirto.id - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan kalau kader partainya akan banyak bergerak secara intensif di akar rumput sepanjang tahun 2026. Hal ini, kata AHY terkait dengan persiapan menuju Hari Jadi ke-25 Partai Demokrat.
Pesan tersebut dia sampaikan di hadapan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono dalam pidato Buka Bersama Partai Demokrat di Jakarta Pusat, Rabu (4/3/2026).
"Tolong disampaikan Pak Menlu, Pak Sekjen Gerindra, mohon dilaporkan ke Bapak Presiden selaku pembina koalisi, pembina partai-partai politik, kalau Demokrat tahun ini agak sering turun ke bawah karena semangat 25 tahun tadi. Tolong jangan disalahartikan sebagai sebuah manuver politik karena pemilu. Masih lama sekali [Pemilu 2029]," kata AHY dalam pidatonyo.
Meski membantah adahya manuver politik, dalam pidato yang sama, AHY tidak memungkiri bahwa Demokrat tengah berikhtiar memperbaiki posisi politik. Mereka, katanya saat ini masih berada di pinggiran parlemen.
Di hadapan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, yang juga Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, AHY memilih metafora "mepet tembok" untuk menggambarkan situasi atas pengaruh partainya di DPR saat ini, dan berambisi mengubah hal tersebut pada 2029.
"Di parlemen kita sudah paling ujung, Pak. Kita pernah paling ujung sana, sekarang paling ujung sini. Jadi kalau lagi sidang paripurna, betul ya? Jangan sampai mepet tembok. Kita ingin kembali kokoh, semakin kokoh," ungkap AHY.
Dia menambahkan bahwa konsolidasi yang dilakukan sepanjang tahun 2026 adalah langkah re-inventing untuk menemukan kembali jati diri partai. Namun, AHY kembali menggarisbawahi bahwa target utamanya adalah membantu pemerintahan.
"Dan kita ingin fokus benar-benar mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. That's our objective, tidak ada yang lain. Tapi bolehlah kalau kita punya ikhtiar agar Demokrat tidak paling ujung," terangnya.
Penulis: Irfan Amin
Editor: Alfons Yoshio Hartanto
Masuk tirto.id

































