Menuju konten utama

Mendiktisaintek Temui Purbaya Bahas Anggaran URI dan Dana Riset

Brian memastikan seluruh konsep pendidikan tinggi, terutama yang berkaitan dengan riset, akan terus mendapatkan perhatian.

Mendiktisaintek Temui Purbaya Bahas Anggaran URI dan Dana Riset
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing, China, Kamis malam (18/6/2026). ANTARA/Desca Lidya Natalia/aa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, melakukan pertemuan dengan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, di Kompleks Kementerian Keuangan, Jumat (24/7/2026).

Pertemuan tersebut membahas kelanjutan program pendidikan tinggi, termasuk anggaran untuk pendirian 10 Universitas Republik Indonesia (URI) serta alokasi dana riset.

“Ya semua (termasuk URI), semua terkait seluruh konsep pendidikan tinggi ya, terutama riset-riset," ujarnya.

Menurut Brian, arahan Presiden Prabowo Subianto dalam sarasehan yang digelar Kantor Staf Kepresidenan menekankan bahwa program pendidikan tinggi tidak boleh mengalami pengurangan, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas.

Ia menyebutkan bahwa seluruh konsep pendidikan tinggi, terutama yang berkaitan dengan riset, akan terus mendapatkan perhatian.

"Kemarin Bapak Presiden meminta program pendidikan tinggi yang saat sarasehan KSP tidak boleh berkurang dan sebagainya,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, Brian mengungkapkan bahwa pembentukan URI tidak akan mengurangi porsi anggaran pendidikan yang selama ini dialokasikan untuk Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Ia memastikan bahwa anggaran untuk kementeriannya tetap utuh dan tidak terjadi pemangkasan.

"Anggaran enggak ada berkurang," ucap Brian.

Meski demikian, Brian tak mau berspekulasi terkait dengan penambahan anggaran menyusul munculnya program baru pembangunan kampus baru oleh Mensesneg. Ia menyatakan akan menunggu hasil pembahasan lebih lanjut dengan Kementerian Keuangan.

"Kita lihat nanti hasilnya. Utamanya untuk riset," katanya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk Universitas Republik Indonesia (URI), universitas yang khusus didirikan untuk mengajarkan nilai-nilai kebangsaan kepada calon pemimpin Indonesia.

Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI), Donny Ermawan Taufanto, mengatakan URI merupakan lembaga baru yang dibentuk seiring dengan fokus Prabowo untuk melahirkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas.

Selain itu, URI menjadi salah satu rencana besar Presiden Prabowo Subianto dalam membangun ekosistem pendidikan nasional untuk mencetak calon pemimpin Indonesia masa depan.

Melalui URI, pemerintah akan mengintegrasikan sejumlah institusi pendidikan unggulan mulai dari tingkat SMA, perguruan tinggi, hingga pendidikan bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai BUMN.

“Nah, inilah beliau menginginkan adanya pendidikan baik di tingkat SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, dan juga di pemerintahan. Nah, beliau ingin mengonsolidasikan, mengintegrasikan beberapa pendidikan yang sudah ada saat ini,” bebernya kepada awak media, di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2026).

Baca juga artikel terkait PURBAYA YUDHI SADEWA atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Flash News
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Bayu Septianto