tirto.id - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dudy Hanggodo melaporkan bahwa hingga saat ini sebanyak 81 persen jalan nasional dan sekitar 60 persen jembatan nasional yang rusak akibat banjir dan longsor di Sumatra telah berhasil difungsikan kembali.
“Bisa kami laporkan rekan-rekan sekalian, hasil review kami di awal ada total sekitar 80 jalan nasional yang terdampak di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Alhamdulillah per detik ini 81 persen sudah fungsional,” ujarnya dalam konferensi pers Jumat (19/12/2025).
Secara rinci, dari total 80 ruas jalan nasional yang terdampak di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar), sebanyak 65 ruas telah dapat beroperasi.
Di Aceh, dari 38 ruas yang terdampak, 26 ruas sudah fungsional. Di Sumut, 10 dari 12 ruas telah pulih, sementara di Sumbar 29 dari 30 ruas jalan nasional telah berhasil diperbaiki.
Sementara itu, untuk jembatan nasional, dari total 33 jembatan yang rusak, sebanyak 19 jembatan atau hampir 60 persen telah kembali berfungsi.
“Yang masih butuh pengerjaan ada sekitar 15-an. Itu nanti kita akan bekerja sama dengan TNI juga dan Polri karena itu membutuhkan Bailey dan Aramco,” jelas Dudy.
Ia menargetkan seluruh perbaikan jalan dan jembatan nasional dapat tuntas pada akhir Desember 2025.
Selain infrastruktur nasional, bencana juga merusak 123 ruas jalan daerah dan 95 jembatan daerah. Namun, fokus prioritas saat ini masih pada pemulihan infrastruktur nasional untuk memastikan konektivitas antarkabupaten tidak terputus.
“Jalan daerah sudah kita kerjakan tapi apa tidak semasif pengerjaan kita di jalan-jalan nasional,” tuturnya.
Untuk jembatan daerah, baru empat unit di Sumatra Barat yang berhasil difungsikan. Pemerintah akan mempercepat perbaikan 91 jembatan daerah lainnya dengan bantuan 69 unit jembatan Bailey dan Aramco dari TNI dan Polri. Provinsi dengan kerusakan jembatan daerah terparah adalah Aceh sebanyak 42 unit dan Sumatra Barat 47 unit.
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id



































