tirto.id - Kasus BMW tabrak ojol terjadi di Jakarta Barat pada Senin (22/6/2026). Pengemudi BMW sempat melarikan diri sebelum bertemu dengan amukan massa yang merusak kendaraannya.
Peristiwa tabrak lari ini terjadi pada Senin pagi. Semula, mobil listrik mewah BMW i5 dengan pelat nomor B 77 NRI dilaporkan tengah menyalip kendaraan di depannya, namun salah perhitungan karena ada sepeda motor Honda Supra B 242 VDR dari arah berlawanan.
Benturan pun terjadi. Pengemudi ojol terpental sementara pengendara mobil BMW justru melarikan diri. Saat berhasil dikejar massa, pengemudi mobil BMW itu pun dikeroyok massa yang marah.
Mobil mewah itu pun remuk diamuk massa. Bagian bodi mobil itu mengalami lecet dan penyok, sementara seluruh kaca mobilnya pecah dan rusak parah.
Fakta BMW Tabrak Ojol di Jakarta Barat
Insiden tabrakan itu kemudian berbuntut panjang. Polisi kini telah menangkap pihak yang terlibat dalam insiden ini. Berikut adalah sejumlah fakta terkait kecelakaan di pinggir Tol Kebon Jeruk pada Senin tersebut.
1. BMW Menabrak Ojol dari Arah Berlawanan
Kecelakaan itu terjadi di Jalan Meruya Selatan, area Universitas Mercu Buana, Kembangan, Jakarta Barat. Insiden bermula ketika mobil BMW yang dikemudikan Albert Satryo Wibowo melintas kencang di jalan tersebut.Menurut keterangan Polres Metro Jakarta Barat, Albert semula hendak menyalip kendaraan di depannya. Ia lalu memacu mobilnya untuk menyalip lewat jalur kanan.
Akan tetapi, perhitungan Albert meleset. Dari arah berlawanan sudah ada sepeda motor yang dikendarai pengemudi ojol (ojek online) bernama Sutiyo. Benturan pun terjadi.
2. Kronologi Sebut BMW Melaju dengan Kecepatan Tinggi saat Menabrak
Berdasarkan kronologi kejadiannya, insiden ini terjadi sekitar pukul 08.15 WIB. Saksi mata menyebut mobil BMW yang dikendarai Albert tengah melaju dengan kecepatan tinggi.Albert kemudian tampak memacu mobilnya lebih kencang lagi ketika hendak menyalip kendaraan di depannya. Pada saat itulah insiden tabrakan dengan Sutiyo terjadi.
Sebuah kesaksian menyebut bahwa Sutiyo tampak sempat berusaha menghindar dengan mengarahkan sepeda motornya ke bahu jalan. Namun rupanya hal itu tak cukup untuk menghindari kecelakaan terjadi.
Sutiyo lalu dilaporkan terpental akibat benturan dengan mobil BMW. Tubuh Sutiyo dilaporkan terpental sementara sepeda motor pengemudi ojol itu tergeletak di sekitar titik tabrakan.
3. Pengemudi BMW Berusaha Lari tapi Dihentikan Warga
Pasca-terjadi tabrakan, Albert Wibowo justru tetap memacu kendaraannya. Menurut keterangan yang dihimpun Polsek Kembangan, pengemudi BMW itu merasa panik melihat banyak orang meneriakinya.Karena hal tersebut Albert lalu berniat untuk melarikan diri. Dari Jalan Meruya Selatan, mobil BMW itu melintasi ke Jalan Taman Aries, Jalan Perjuangan, hingga mengarah ke gerbang masuk Tol Kebon Jeruk. Selama melarikan diri ini, mobil Albert dikejar massa.
Ketika hendak memasuki Tol Kebon Jeruk, laju kendaraan Albert memelan. Ia rupanya menabrak pembatas jalan. Massa yang dari tadi mengejar Albert lalu mengepung mobil mewah itu.
Mobil itu kemudian diamuk massa yang marah. Kaca-kaca pada mobil itu rusak parah dan bodi mobil mengalami lecet dan penyok.
4. Korban Masih Selamat dan Alami Luka
Meskipun korban terpental dari sepeda motornya, namun ia berhasil selamat. Pengemudi ojol bernama Sutiyo itu mengalami sejumlah luka di tubuhnya.Keterangan Polsek Kembangan menyebut bahwa Sutiyo telah dirawat di RSUD Kembangan. Luka lecet pada korban dilaporkan terjadi di banyak bagian tubuhnya.
Nasib Sutiyo itu jauh lebih beruntung daripada sepeda motornya. Sepeda motor yang digunakan untuk mengantar-jemput penumpang itu mengalami kerusakan parah.
5. Pengemudi BMW Ditangkap Polisi
Kanit Lalu Lintas Polsek Kembangan AKP Karta menyebut bahwa pengemudi BMW, Albert Satryo Wibowo, kini telah ditangkap polisi. Menurut Karta, Albert ditangkap petugas di Kebon Jeruk pasca mobilnya dikeroyok massa.“Sudah. Pelakunya sudah tertangkap di Kebon Jeruk,” kata Karta pada Senin, dikutip dari Antara.
Ia kemudian tengah diproses oleh Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat. Polisi, kata Karta, tengah mendalami dugaan tabrak lari yang dilakukan Albert.
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar
Masuk tirto.id






























