Menuju konten utama

2 Warga Magelang Meninggal akibat Terseret Banjir Lahar Merapi

Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih mencari dua orang lainnya yang dinyatakan hilang akibat banjir lahar dingin Gunung Merapi.

2 Warga Magelang Meninggal akibat Terseret Banjir Lahar Merapi
Relawan melakukan pencarian korban banjir lahar dingin Gunung Merapi di Sungai Senowo, Dukun, Magelang, Jawa Tengah, Senin (4/3/2026). ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/rwa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Dua warga dilaporkan meninggal dunia akibat terseret arus banjir lahar yang melanda Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Selasa (3/3/2026). Peristiwa ini terjadi menyusul hujan berintensitas tinggi di puncak Gunung Merapi yang memicu meluapnya Sungai Senowo di Kecamatan Dukun.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, membenarkan adanya korban jiwa dan warga yang masih dalam pencarian akibat insiden tersebut.

"Selain dua korban meninggal dunia, hingga saat ini dua orang lainnya masih dinyatakan hilang dan tengah dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan," ujar Abdul Muhari dalam keterangan tertulis, Kamis (5/3/2026).

Abdul Muhari merinci identitas korban yang telah berhasil dievakuasi oleh petugas. Sementara itu, enam warga yang mengalami luka-luka telah mendapatkan penanganan medis intensif.

"Korban meninggal dunia yang telah berhasil ditemukan hari ini masing-masing atas nama Heru Setyawan (25) dan Arif Fuad Hasan (26)," jelasnya.

Selain korban jiwa, banjir lahar juga menyebabkan kerusakan infrastruktur. Berdasarkan laporan terkini, bencana ini berdampak di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Dukun, Sawangan, dan Mungkid.

Meskipun kondisi banjir telah berangsur surut, operasi pencarian kembali dilanjutkan hari ini. Tim gabungan mengerahkan tambahan personel dan alat berat guna mempercepat proses evakuasi.

"Hasil pendataan sementara oleh BPBD Kabupaten Magelang mencatat satu unit truk terseret arus, satu jembatan terputus, serta tiga jembatan lainnya mengalami kerusakan," tambah Abdul Muhari.

Baca juga artikel terkait BANJIR LAHAR DINGIN atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Bayu Septianto