Menuju konten utama

Vivianne Miedema dan Masa Depan Cerah Timnas Perempuan Belanda

Skuat Belanda punya rataan usia paling muda di antara tim-tim yang lolos ke semifinal Piala Dunia Perempuan 2019. Vivianne Miedema, yang telah mematahkan berbagai rekor di usia 22, adalah salah satu bakat menjanjikan Oranje Leeuwinnen.

Vivianne Miedema dan Masa Depan Cerah Timnas Perempuan Belanda
Striker Timnas putri Belanda, Vivianne Miedema melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Kamerun, pada laga Grup E Piala Dunia Wanita 2019, di Stade du Hainaut, Sabtu (15/6/2019). FOTO/AP

tirto.id - Papan skor masih menunjukkan 0-0 ketika laga perempat final Piala Dunia Perempuan 2019 antara Belanda vs Italia, Sabtu (29/6/2019) melewati separuh waktu. Walau mendominasi penguasaan bola, Timnas Perempuan Belanda yang sejak awal lebih diunggulkan kesulitan menembus kotak penalti lawan.

“Sepanjang babak pertama, para pemain Italia, sebagaimana yang mereka tunjukkan di laga-laga sebelumnya, tampak sabar dan bertahan dengan rapat,” ujar komentator The GuardianKieran Pander saat jeda.

Pada paruh kedua, tepatnya menit 70, momen yang ditunggu-tunggu itu akhirnya datang. Sherida Spitse mengirim umpan bola mati ke kotak penalti. Lepas dari penjagaan lawan, pemain bernomor punggung sembilan, Vivianne Miedema, menyambar si kulit bundar dengan sundulan akurat ke tiang jauh. Gawang Italia bergetar dan skor menjadi 1-0.

10 menit berselang, keunggulan itu digenapi oleh bek Barcelona, Stefanie van der Gragt, lewat sundulan yang lagi-lagi berawal dari set-piece Spitse. Skor akhir 2-0 untuk kemenangan Belanda.

Dua gol tanpa balas ini mengantarkan Timnas Perempuan Belanda ke semifinal Piala Dunia pertama mereka. Rabu (3/7/2019) mendatang, Lieke Martens dan kawan-kawan bisa menembus final pertama jika mampu mengalahkan Swedia.

Spitse memang punya andil penting dengan dua asis dalam pertandingan yang dihelat di Stade du Hainaut itu. Namun perhatian tetap tertuju kepada satu nama: Vivianne Miedema. Gol pertamanya dinilai sebagai momen yang menentukan skenario akhir laga. Tak heran jika setelah peluit panjang namanya diumumkan sebagai man of the match (pemain terbaik).

“Pada akhirnya, orang mengharapkan saya yang mencetak gol. Sundulan itu, entah mengapa saat melakukannya saya punya firasat bagus saja,” tutur Miedema setelah laga dengan senyum simpul.

Gol tersebut merupakan gol ketiga Miedema untuk Timnas Perempuan Belanda sepanjang putaran final Piala Dunia 2019. Miedema lantas menciptakan sejarah sebagai pemain berpaspor Belanda pertama yang bisa mencetak minimal tiga gol dalam satu edisi Piala Dunia Perempuan.