Menuju konten utama

Update Perang Iran: Drone Hantam Abu Dhabi, Penerbangan Ditunda

Area di sekitar Bandara Internasional Dubai menjadi sasaran drone Iran. Serangan ini membuat aktivitas penerbangan mengalami penundaan sementara.

Update Perang Iran: Drone Hantam Abu Dhabi, Penerbangan Ditunda
[Ilustrasi] Kepulan asap membubung dari pelabuhan Jebel Ali setelah serangan Iran yang dilaporkan terjadi di Dubai pada 1 Maret 2026. Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran sejak 1989 dan musuh bebuyutan Barat, tewas dalam serangan pembuka dari serangan besar-besaran AS dan Israel, yang memicu gelombang serangan rudal balasan baru dari Teheran pada 1 Maret. (Foto oleh Fadel SENNA / AFP)

tirto.id - Serangan drone menghantam area dekat Dubai International Airport, Dubai, Uni Emirat Arab (UAE) pada hari ke-17 Perang Iran pada Senin (16/3/2026). Dampak serangan membuat penerbangan terpaksa ditunda.

Menukil Hindustan Times, serangan drone ke sekitar Bandara Internasional Dubai terjadi pada Senin dini hari, usai Iran mengumumkan peringatan serangan terhadap target tertentu di Dubai dan Doha. Otoritas Dubai melaporkan bahwa serangan tersebut menyebabkan kawasan sekitar bandara mengalami kebakaran.

"Pihak berwenang saat ini sedang merespons kebakaran akibat insiden terkait drone di sekitar Bandara Internasional Dubai," tulis keterangan Kantor Komunikasi Dubai pasca serangan terjadi.

Dampak serangan drone itu kemudian membuat penerbangan melalui Bandara Internasional Dubai ditunda.

"Otoritas Penerbangan Sipil Dubai mengumumkan penghentian sementara penerbangan di Bandara Internasional Dubai sebagai tindakan pencegahan untuk menjamin keselamatan semua penumpang dan staf," tulis Kantor Komunikasi Dubai.

Seturut CNA, serangan drone di dekat bandara tersebut telah menyebabkan rusaknya salah satu tangki bahan bakar di sana. Meski begitu, tak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam insiden tersebut.

Lebih dari 1.800 Rudal Iran Masuk ke UEA

Sejak dimulainya perang antara Iran dan Amerika Serikat (AS)-Israel pada 28 Februari lalu, UAE telah menjadi negara teluk yang paling banyak menerima serangan Iran.

Teheran dilaporkan telah menembakkan lebih dari 1.800 rudal ke UEA. Hal ini membuat banyak rencana perjalanan ke dan dari pusat keuangan kawasan Teluk itu terpaksa ditunda dan dibatalkan.

Serangan drone ke Bandara Internasional Dubai pada Senin dini hari juga bukan kali pertama area sekitar salah satu bandara tersibuk di dunia itu jadi target. Sebelumnya, pada Rabu (11/3/2026), serangan drone dekat terminal bandara menyebabkan empat orang terluka.

Kementerian Pertahanan UAE sejauh ini telah melaporkan enam korban tewas sejak perang dimulai. Keenam korban jiwa itu terdiri dari empat warga sipil dan dua personel militer.

Meskipun sistem pertahanan UAE berhasil mencegat mayoritas serangan rudal dan drone Iran, namun negara tersebut paling banyak terdampak serangan. UAE adalah negara Teluk yang melakukan normalisasi hubungan dengan Israel pada 2020 lalu.

Baca juga artikel terkait KONFLIK AS-IRAN atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar