Menuju konten utama

Update Aktivitas Gunung Merapi Hari Ini & Status Terbaru

Simak aktivitas terbaru Gunung Merapi pada Rabu (3/12/2025), benarkah mengalami erupsi? Pantau pula status terbaru Gunung Merapi.

Update Aktivitas Gunung Merapi Hari Ini & Status Terbaru
Asap solfatara keluar dari kubah lava Gunung Merapi terlihat dari Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, Senin (12/2/2024). ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/foc.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Muncul kabar bahwa Gunung Merapi di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengalami erupsi yang besar pada 26 November 2025 lalu. Bagaimana update kondisi aktivitas dan status gunung tersebut hari ini?

Kabar yang beredar itu menunjukkan video sebuah gunung meletus dengan guguran awan panas dalam skala besar. Narasi pada video tersebut menyatakan bahwa gunung tersebut adalah Merapi yang terletak di Yogyakarta dan Jawa Tengah.

"Rabu 26 nov 2025 merapi erupsi. darurat bencana dmn2,setelah semeru kini merapi menyusul, semoga segera membaik," tulis narasi video tersebut.

Dinukil dari laman resmi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kabar bahwa Gunung Merapi mengalami erupsi besar pada Rabu, 26 November adalah berita keliru.

Dalam beberapa bulan terakhir, Gunung Merapi memang mengalami erupsi secara konstan, namun dampak erupsi belum dikategorikan sebagai berbahaya dan mengancam nyawa masyarakat di sekitarnya.

Gunung meletus yang tampak pada video yang beredar itu juga merupakan video menyesatkan karena bukan kondisi terkini Gunung Merapi. Video tersebut merupakan potongan video letusan Gunung Merapi pada 2023 lalu.

Lantas, bagaimana kondisi terkini Gunung Merapi di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah?

Aktivitas Merapi 3 Desember 2025 & Status Terbaru Hari Ini

Berdasarkan update laman MAGMA Indonesia yang dikelola Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Gunung Merapi hingga kini masih berstatus Siaga (level III).

Siaga merupakan status yang diberikan kepada gunung berapi dengan aktivitas vulkanik yang meningkat dan berpotensi mengalami erupsi besar.

Namun, level Siaga bukan status yang diberikan untuk gunung berapi yang mengalami erupsi besar atau sudah hampir pasti mengalami erupsi besar.

Menurut laman MAGMA Indonesia, update per Rabu (3/12/2025) menunjukkan bahwa Gunung Merapi mengalami 19 kali gempa guguran dan 14 gempa hybrid (fase banyak) sepanjang pukul 12.00-18.00 waktu setempat.

Dengan situasi tersebut, terdapat potensi guguran lava dan awan panas pada sejumlah titik lokasi, yakni Sungai Boyong, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng, Sungai Woro, dan Sungai Gendol.

Potensi tersebut dikeluarkan usai data pemantauan menunjukkan adanya suplai magma yang masih berlangsung. Dengan begitu, ada potensi terjadinya awan panas guguran di sekitaran kawah.

Potensi guguran material vulkanik di Gunung Merapi ini tidak diperkirakan tidak membahayakan penduduk karena cakupan guguran yang sejauh ini masih terbatas.

Meskipun mengalami peningkatan aktivitas vulkanik, namun laman MAGMA Indonesia tidak mengategorikan Gunung Merapi sebagai gunung yang tengah erupsi.

Status Siaga (level III) untuk Gunung Merapi ini diberikan sejak 5 November 2020 lalu atau lebih dari empat tahun lalu.

Peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Merapi pada 2020 itu lalu menyebabkan gunung di Yogyakarta ini mengalami erupsi efusif sejak 2021 lalu dan berlangsung hingga kini.

Erupsi efusif merupakan letusan gunung berapi berupa lelehan lava melalui retakan pada kawah, menimbulkan aliran lava dan guguran awan panas.

Erupsi efusif ini relatif bersifat lemah ketimbang erupsi eksplosif, yakni letusan gunung berapi yang dahsyat dan ditandai dengan semburan material vulkanik (termasuk lava) ke udara. Namun, dampak yang ditimbulkan erupsi efusif tetap bisa berbahaya.

Dampak tersebut dapat berupa guguran lava di kawasan sekitar kawah dan guguran awan panas yang menyertainya. Sepanjang 2025, Gunung Merapi tercatat telah mengalami guguran awan panas beberapa kali, termasuk pada 28 dan 30 November lalu.

Baca juga artikel terkait GUNUNG MERAPI atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Dicky Setyawan