Menuju konten utama

Tips Memilih Laptop Untuk Mahasiswa DKV dan Rekomendasinya

Ketahui spek minimal & tips memilih laptop untuk mahasiswa DKV demi kelancaran rendering, lengkap dengan rekomendasi laptop yang cocok untuk kuliah desain.

Tips Memilih Laptop Untuk Mahasiswa DKV dan Rekomendasinya
Ilustrasi Laptop untuk Mahasiswa DKV. Foto/IStimewa
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Laptop untuk mahasiswa DKV tentunya tak hanya untuk mengerjakan tugas dokumen, tapi juga harus mampu menghadapi beban kerja berat seperti rendering video atau desain 3D. Oleh karena itu, laptop yang tangguh sangat dibutuhkan agar perkuliahan tetap lancar.

Dalam jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), mahasiswa memang tidak hanya belajar membuat ilustrasi, tapi juga harus mengerjakan proyek digital seperti animasi, visualisasi 3D, hingga motion graphics.

Pada tahap tertentu, tugas atau karya yang dibuat di dalam software harus melalui proses rendering. Rendering sendiri adalah proses komputasi ketika komputer mengolah model, tekstur, pencahayaan, dan berbagai efek visual lain menjadi gambar atau video final.

Karena prosesnya cukup kompleks, banyak mahasiswa mengeluh bahwa rendering bisa memakan waktu sangat lama, apalagi jika laptop yang digunakan kurang bertenaga.

Itulah sebabnya laptop dengan performa yang mumpuni sangat dibutuhkan oleh mahasiswa DKV agar proses rendering berjalan lebih cepat dan tidak menghambat pengerjaan tugas kuliah.

Spek Minimal untuk Rendering

Ilustrasi Spek Laptop

Ilustrasi Spek Laptop. foto/istockphoto

Rendering termasuk proses komputasi yang cukup berat dan biasanya melibatkan software 3D seperti Blender. Software seperti ini diketahui membutuhkan kombinasi prosesor yang kuat, GPU khusus, serta RAM besar agar proses rendering berjalan lancar.

Itulah kenapa laptop untuk mahasiswa jurusan DKV yang sering digunakan rendering tidak bisa menggunakan spek standar seperti laptop biasa untuk pengerjaan dokumen. Lalu, agar rendering lancar, laptop seperti apa yang dibutuhkan? Berikut spesifikasi minimalnya:

1. Prosesor Tangguh

Prosesor (CPU) pada laptop menjadi komponen utama yang menentukan seberapa cepat laptop memproses berbagai tugas komputasi, termasuk proses rendering. CPU yang mumpuni membuat performa laptop lebih stabil saat menjalankan aplikasi berat.

Laptop untuk rendering sebaiknya memiliki prosesor minimal 6 cores dan 12 thread, misalnya Intel Core i7 atau AMD Ryzen 7. Semakin banyak core yang dimiliki prosesor, semakin cepat pula proses perhitungan render yang dapat dilakukan oleh laptop.

2. GPU Dedicated

Selain prosesor, kartu grafis (GPU) juga sangat penting dalam proses rendering. Laptop yang hanya menggunakan grafis terintegrasi biasanya kurang optimal untuk pekerjaan desain grafis berat.

Disarankan menggunakan GPU dedicated/diskrit, misalnya dari seri NVIDIA GeForce RTX karena performanya jauh lebih baik dalam menangani proses rendering gambar maupun video.

3. RAM Minimal 16 GB

Rendering sering melibatkan file proyek berukuran besar, tekstur beresolusi tinggi, dan multitasking dengan beberapa aplikasi sekaligus. Laptop untuk mahasiswa yang butuh rendering minimal memiliki RAM 16 GB.

Untuk proyek yang lebih kompleks, kapasitas RAM 32 GB atau lebih sangat direkomendasikan agar proses kerja tetap stabil tanpa mengalami bottleneck.

4. Penyimpanan SSD

Rendering biasanya menghasilkan file berukuran besar sehingga laptop membutuhkan ruang penyimpanan yang cukup besar pula. Kapasitas minimal yang disarankan adalah 512 GB, dan akan lebih baik jika menggunakan SSD.

SSD memiliki kecepatan baca dan tulis yang jauh lebih cepat dibandingkan HDD. Sangat disarankan menggunakan penyimpanan SSD tipe NVMe untuk mempercepat akses data saat mengerjakan proyek 3D.

5. Layar Full HD dengan Akurasi Warna Baik

Selain performa yang bertenaga, kualitas layar laptop juga harus diperhatikan karena ini penting bagi pekerjaan rendering yang berkaitan dengan akurasi warna dan detail visual. Laptop untuk rendering minimal memiliki layar Full HD dengan cakupan warna mendekati 100% sRGB.

Tips Memilih Laptop untuk Mahasiswa DKV

Ilustrasi mahasiswa menggunakan laptop

Ilustrasi mahasiswa menggunakan laptop. FOTO/Istimewa

Mahasiswa DKV akan sering menggunakan berbagai software yang membutuhkan performa cukup tinggi. Jika laptop yang digunakan terlalu lemot, proses pengerjaan tugas bisa menjadi sangat lambat dan menghambat produktivitas. Berikut beberapa tips memilih laptop untuk mahasiswa DKV yang patut dipertimbangkan:

1. Penuhi Spek Minimal Laptop

Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, mahasiswa DKV tak bisa lepas dari proyek multimedia yang membutuhkan software berat maupun proses rendering.

Maka, langkah pertama adalah memastikan laptop yang dipilih sudah memenuhi spesifikasi minimum untuk menjalankan software desain dan rendering. Ringkasnya, berikut spek minimal laptop untuk mahasiswa DKV:

  • Prosesor (CPU): 6 cores/12 threads (misalnya Intel Core i7-12700H atau Ryzen 7 7735HS)
  • GPU: NVIDIA GeForce RTX
  • RAM: 16 GB
  • Penyimpanan: SSD NVMe 512 GB
  • Layar: Full HD 100% sRGB

2. Pilih Spek Lebih Tinggi jika Memungkinkan

Jika anggaran memungkinkan, memilih laptop dengan spesifikasi di atas standar minimum tentunya lebih disarankan agar mampu menjalankan software desain lebih lancar dan mempercepat proses kerja.

Sebagai contoh, jika spek minimal laptop harus memiliki RAM 16, maka RAM 32 akan lebih baik. Kapasitas penyimpanan 1 TB juga pastinya lebih mendukung berbagai tugas perkuliahan DKV yang melibatkan file-file besar.

3. Pilih Merek Tepercaya

Pilih laptop dari brand ternama yang sudah dikenal memiliki reputasi baik dalam hal kualitas perangkatnya. Selain soal kualitas laptop, merek besar biasanya menawarkan garansi yang memadai sehingga memudahkan kita mencari solusi jika terjadi kendala teknis pada perangkat.

Selain itu, produsen besar umumnya menyediakan berbagai seri laptop sehingga pilihannya lebih banyak, bahkan tak sedikit laptop yang dirancang khusus untuk kebutuhan kreatif sehingga lebih cocok digunakan oleh mahasiswa jurusan desain.

4. Pertimbangkan Portabilitas dan Daya Tahan Baterai

Mahasiswa DKV memiliki aktivitas yang dinamis sehingga pengerjaan tugas bisa dilakukan di mana saja, baik di kampus, rumah, kafe, hingga studio. Jika memungkinkan, pilihlah laptop dengan bobot yang nyaman sehingga mudah dibawa ke mana saja.

Selain itu, cari laptop yang memiliki daya tahan baterai cukup lama untuk penggunaan ringan sehingga tidak selalu bergantung pada colokan listrik saat harus mengerjakan tugas di luar rumah atau kampus.

5. Tetap Sesuaikan Anggaran

Harga laptop untuk kebutuhan desain grafis bisa sangat bervariasi, mulai dari kelas menengah hingga perangkat profesional dengan harga tinggi. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk menyesuaikan pilihan laptop dengan anggaran yang dimiliki.

Fokuskan dana pada komponen yang paling berpengaruh terhadap performa seperti CPU, GPU, dan RAM, sementara fitur tambahan lain bisa dipertimbangkan sesuai kebutuhan dan prioritas.

Rekomendasi Laptop Untuk Mahasiswa DKV

Ilustrasi Laptop

Ilustrasi Laptop. foto/istockphoto

Memilih laptop yang tepat akan menunjang berbagai kebutuhan kreatif mahasiswa DKV, mulai dari desain grafis, ilustrasi, hingga rendering 3D. Berikut beberapa rekomendasi laptop yang bisa dijadikan pilihan untuk mendukung aktivitas perkuliahan dan berkarya:

1. ASUS Gaming V16

Laptop ASUS Gaming V16 cocok untuk mahasiswa DKV yang harus bergelut dengan berbagai software desain. Laptop ini ditenagai prosesor Intel Core 5 210H (8 core dan 12 thread) serta menjalankan sistem operasi Windows 11 Home.

Dari sisi grafis, perangkat ini menggunakan NVIDIA GeForce RTX 4050. Laptop ini dibekali RAM DDR5 16 GB dan penyimpanan 512 GB M.2 NVMe PCIe 4.0 SSD untuk memastikan kinerja yang cepat saat membuka aplikasi maupun file besar.

Layarnya berukuran 16 inci WUXGA (1920 × 1200) dengan rasio 16:10, tingkat kecerahan 300 nits, dan lapisan anti-glare. Dengan bobot sekitar 1,95 kg, ASUS Gaming V16 dibanderol dengan harga Rp12.900.000 - Rp16.000.000.

2. Victus Laptop Gaming HP

Laptop HP ini dibekali prosesor AMD Ryzen 7 260 dengan 8 core dan 16 thread, serta kecepatan boost hingga 5.1 GHz, cocok untuk menangani multitasking berat dengan lancar, termasuk rendering.

Performa tersebut didukung oleh RAM 16GB DDR5 berkecepatan tinggi dan penyimpanan SSD 512GB PCIe Gen4. Dari sisi grafis, laptop ini sudah menggunakan NVIDIA GeForce RTX 5050 Laptop GPU dengan VRAM 8GB GDDR7, yang berarti performanya sudah sangat mumpuni untuk kebutuhan DKV.

Untuk menunjang kenyamanan penggunaan, laptop ini hadir dengan layar 15,6 inci Full HD. Victus Laptop Gaming HP dibanderol dengan harga Rp19.000.000 - Rp20.000.000.

3. Lenovo LOQ 15ARP10E

Laptop Lenovo yang satu ini ditenagai prosesor AMD Ryzen 7 7735HS dengan konfigurasi 8 core dan 16 thread. Lenovo LOQ didukung RAM 16GB DDR5 berkecepatan 4800 MHz yang masih bisa di-upgrade serta penyimpanan 512GB SSD NVMe PCIe 4.0.

Untuk grafis, laptop ini menggunakan NVIDIA GeForce RTX 3050 dengan VRAM 6GB GDDR6 dan TGP 65W. Dukungan fitur tambahan seperti AI chip LA1 dan sistem pendinginan yang efisien juga membuat performanya lebih optimal.

Dari sisi tampilan, laptop ini mengusung layar 15,6 inci Full HD IPS dengan refresh rate 144Hz, tingkat kecerahan 300 nits, serta cakupan warna 100% sRGB yang sangat baik untuk kebutuhan desain visual. Laptop dari Lenovo ini dijual dengan harga Rp14.000.000 - Rp15.000.000.

4. Lenovo LOQ 15IRX9

Masih dari Lenovo, seri LOQ 15IRX9 ini dirancang sebagai perangkat gaming dan kreator yang powerful. Layarnya berukuran 15,6 inci Full HD IPS dengan refresh rate 144Hz, kecerahan 300 nits, serta cakupan warna 100% sRGB sehingga ideal sebagai laptop untuk mahasiswa DKV.

Lenovo LOQ 15IRX9 dibekali prosesor Intel Core i7-13650HX yang memiliki 14 core (6 Performance + 8 Efficient) dan 20 thread, sangat cocok untuk tugas berat seperti rendering, editing video, hingga pengolahan 3D.

Laptop ini sudah dibekali NVIDIA GeForce RTX 4050, lengkap dengan RAM 16GB DDR5 yang masih bisa di-upgrade hingga 32GB, serta penyimpanan mulai dari 512GB SSD NVMe PCIe 4.0. Lenovo LOQ 15IRX9 dibanderol dengan harga Rp18.000.000 - Rp19.000.000.

5. Acer Aspire 7

Laptop Acer Aspire 7 model A715-59G-77WV hadir sebagai perangkat gaming sekaligus produktivitas yang ditenagai prosesor Intel Core i7-13620H dengan performa tinggi hingga 4.90 GHz. Laptop ini dibekali layar 15,6 inci Full HD IPS dengan refresh rate 144Hz.

Kinerjanya didukung RAM 16GB DDR4 dual-channel (2x8GB) yang masih bisa di-upgrade hingga 32GB, serta penyimpanan 512GB SSD NVMe Gen4 yang menawarkan kecepatan akses data sangat cepat.

Dari sisi grafis, laptop ini menggunakan NVIDIA GeForce RTX 3050 dengan VRAM 6GB GDDR6 sehingga cocok untuk kebutuhan desain grafis, editing video, hingga rendering 3D. Acer Aspire 7 bisa dibeli dengan harga Rp14.900.000 - Rp15.500.000.

Itulah beberapa rekomendasi laptop untuk mahasiswa DKV serta tips memilihnya. Memiliki perangkat yang mumpuni memang sangat penting demi kelancaran tugas kuliah. Namun, jangan lupa tetap sesuaikan dengan budget dan kenyamanan penggunaan sehari-hari, termasuk bobot laptop dan fitur tambahan yang bisa menunjang produktivitas.

Temukan rekomendasi laptop lain untuk berbagai kebutuhan, baik untuk kuliah, kerja, atau kebutuhan kreatif, selengkapnya di tautan berikut ini:

Kumpulan Artikel Laptop

Baca juga artikel terkait LAPTOP atau tulisan lainnya dari Erika Erilia

tirto.id - Byte
Kontributor: Erika Erilia
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani