tirto.id - Kepala Pos (Kapos) Terminal Bus Ajyad, Kapten M Rif'at Sitorus, mengatakan 140 unit bus shalawat disiapkan untuk mengangkut jemaah haji Indonesia pulang pergi dari hotel ke Masjidil Haram. Terminal Ajyad melayani jemaah haji yang pemondokannya berada di wilayah Misfalah sektor 7, 8, dan 9.
"Untuk saat ini rute yang sudah kami layani adalah rute 16, 17, dan 18. Dan akan bertambah untuk rute19, 20 sampai 21 setelah jamaah seluruhnya datang ke wilayah Misfalah," kata Sitorus saat ditemui tim Media Center Haji (MCH) di terminal.
Terminal Bus Ajyad merupakan salah satu terminal yang berada di sekitar Masjidil Haram. Terminal ini berjarak sekitar 150 meter dari pelataran Masjidil Haram. Jaraknya cukup dekat dibandingkan dengan Terminal Jabal Ka'bah dan Terminal Syib Amir.
Perwira Pertama dari TNI AU itu menjelaskan, bus shalawat di Terminal Ajyad beroperasi selama 24 jam penuh dengan sistem shuttle untuk melayani jemaah.
Dengan sistem ini, jemaah tidak perlu menunggu lama di halte. Waktu tunggu rata-rata hanya berkisar antara lima hingga sepuluh menit.
"Bus terus berputar, sehingga jemaah tidak perlu menunggu lama. Kita pastikan waktu tunggu sekitar 5 sampai 10 menit, tidak pernah terlambat," kata dia.
Selain memastikan waktu tunggu tetap singkat, Sitorus juga menyiapkan skema antisipasi jika terjadi kekurangan armada di rute tertentu. Nantinya, jemaah akan dialihkan ke rute lain yang tersedia agar tidak menunggu terlalu lama.
Sementara itu, kata Sitorus, petugas di lapangan akan mengawal pergerakan jemaah hingga kembali ke hotel masing-masing.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan ketertiban selama proses mobilisasi.
"Kita kawal jemaah haji sampai ke hotel sehingga mereka masih nyaman," kata dia.
Sitorus menambahkan, operasional terminal bus Ajyad sejak Kamis (30/4/2026) hingga Minggu kemarin, dilaporkan berjalan lancar selama empat hari ini.
Ia memastikan tidak ada kendala berarti dalam melayani pergerakan jemaah dari hotel menuju Masjidil Haram maupun sebaliknya.
Sejak awal kedatangan jemaah haji ke Makkah, operasional bus shalawat di terminal Ajyad berlangsung tertib tanpa adanya kepadatan atau masalah yang menonjol.
Penulis: Abdul Aziz
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id


































