Menuju konten utama

Tenaga Ahli Gubernur Riau Serahkan Diri usai Lolos dari OTT KPK

Dani menyerahkan diri setelah berhasil mengelabui tim KPK dalam gelaran operasi tangkap tangan (OTT).

Tenaga Ahli Gubernur Riau Serahkan Diri usai Lolos dari OTT KPK
Pekerja membersihkan gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (25/4/2024). Berdasarkan Transparency International skor Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia pada tahun 2023 di angka 43 dengan peringkat 115 atau merosot dari tahun sebelumnya di peringkat 110. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nym.

tirto.id - Tenaga Ahli Gubernur Riau Abdul Wahid, Dani M. Nursalam, tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta pada Selasa (4/11/2025) malam.

Dia menyerahkan diri setelah berhasil mengelabui tim KPK dalam gelaran operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar Senin (3/11/2025). Dia disebut tiba di KPK sekitar pukul 18.00 WIB.

“DMN (Dani) juga sudah tiba di Gedung Merah Putih untuk dilakukan pemeriksaan,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat dikonfirmasi, Selasa.

Di sisi lain, orang kepercayaan Gubernur Riau Abdul Wahid, Tata Maulana juga tiba di Gedung KPK, pada Selasa malam usai diciduk dalam OTT) di Riau.

Pantauan reporter Tirto di lokasi, Tata tiba di Gedung Merah Putih KPK pada 18.56 WIB dengan didampingi penyidik dan aparat kepolisian.

Budi menyebut kedatangan Tata tak berselang lama dari penyerahan diri Dani M. Nursalam ke KPK.

“Sehingga total yang sedang dilakukan pemeriksaan oleh penyidik saat ini berjumlah 10 orang,” kata Budi.

Sebagai informasi, KPK mengungkap sekitar 10 orang yang terjaring OTT pada Senin. Salah satu orang yang ditangkap dalam OTT itu adalah Gubernur Riau, Abdul Wahid.

“Salah satunya [Gubernur Riau],” kata Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, saat dikonfirmasi, Senin.

Selain itu, Kepala Dinas PUPR-PKPP Muhammad Arief Setiawan dan Sekretaris Dinas PUPR-PKPP Ferry Yunanda. Kelima orang lainnya belum diketahui identitasnya.

Baca juga artikel terkait OTT atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama