tirto.id - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, membuka alasan mengapa Presiden Prabowo Subianto hanya mencalonkan nama Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia (BI).
Menurut Prasetyo, Prabowo hanya menyetor satu nama kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI karena Destry merupakan sosok yang sudah mengabdikan diri di bidang keuangan sejak puluhan tahun lalu.
“Ya, yang pasti kan rekam jejak beliau kan? Rekam jejak beliau yang ya, mulai dari ilmu [...] sarjana sampai mengabdikan diri sekian puluh tahun kan di bidang keuangan,” ujar Prasetyo kepada awak media, usai memantau gladi kotor upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 RI, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2026).
Tidak hanya itu, di dalam internal bank sentral, Destry sudah menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior (DGS) BI selama dua periode. Dengan pengalaman tersebut, Prabowo memandang Destry merupakan sosok yang kompeten untuk memimpin BI.
“Beliau juga dua kali, dua periode menjadi Deputi Gubernur Senior gitu. Itu salah satu alasan yang paling mendasar kan, kan kompetensi, kan,” tutur Prasetyo.
Perlu diketahui, Destry mulai didapuk sebagai DGS pada 7 Agustus 2019 oleh Presiden Joko Widodo. Kemudian, dia kembali dipercaya untuk memegang posisi DGS kembali mulai 2024-2029. Sebelumnya, ia juga memiliki pengalaman di berbagai institusi keuangan, termasuk menjabat sebagai ex officio dari bank sentral di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Namun demikian, Prasetyo masih enggan menyebutkan siapa nama calon DGS dan Deputi Gubernur (DG) BI yang diajukan Prabowo kepada parlemen berbarengan dengan nama Destry. Menurutnya, nantinya DPR langsung yang akan mengumumkan siapa calon pejabat BI yang akan membantu kerja Destry di kepemimpinannya.
“Kita tunggu dari […] biar DPR yang menyampaikan. Saya sudah janji untuk tidak menyampaikan,” tegasnya.
Sementara itu, Surat Presiden (Surpres) yang memuat nama Destry sebagai calon Gubernur BI, calon DGS serta DG telah diserahkan Prasetyo kepada DPR pada Senin (10/8/2026) lalu. Penyerahan tersebut dilakukan atas petunjuk Prabowo.
“Jadi, namanya tunggal, ya. Satu nama, yaitu atas nama Ibu Destry Damayanti. Yang sekarang beliau menjabat sebagai Pejabat Gubernur Sementara,” kata dia.
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id





































