tirto.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan akan menerapkan harga baru untuk rute TransJabodetabek dari Blok M menuju bandara Soekarno-Hatta (Soetta) setelah tiga bulan pertama. Harga baru ini akan diterapkan pada Juni mendatang.
Meskipun demikian, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyebut harga baru itu baru akan disampaikan di kemudian hari.
“Hal yang berkaitan dengan transportasi untuk Transjabodetabek dari Blok M ke Bandara. Kami memutuskan setelah 3 bulan memberikan tarif yang sekarang,” kata Pramono di Jakarta, Jumat (17/4/2026).
“Jadi artinya bulan Juni kami akan tetapkan harga baru dan harganya berapa nanti akan disampaikan,” sambungnya.
Sebelumnya, Pramono Anung resmi meluncurkan layanan Transjabodetabek rute Terminal Blok M dengan Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kamis (12/3/2026).
DKI Jakarta pun menetapkan tarif sebesar Rp3.500 yang akan berlaku selama tiga bulan pertama. Selanjutnya Pemprov DKI akan melakukan evaluasi tarif rute SH2 karena beban subsidi yang terlalu besar.
Layanan rute SH2 ini mengoperasikan 14 unit bus dengan spesifikasi khusus menggunakan desain low deck untuk memudahkan akses dan dilengkapi dengan area penyimpanan koper di dalam bus.
Armada ini beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 22.00 WIB dengan total 23 titik pemberhentian. Sedangkan waktu tunggu bus antara 10 sampai dengan 20 menit, dengan estimasi perjalanan sekitar 121 menit dan panjang lintasan 65,1 km.
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id
































