tirto.id - Persis Solo dan Madura United bakal menentukan nasib untuk lolos dari degradasi pada pekan ke-33 Super League 2025/2026. Memasuki 2 laga terakhir musim ini, praktis hanya tersisa 1 slot degradasi yang kini perlu dihindari Laskar Sambernyawa dan Sape Kerrab.
Persis dan Madura United hingga pekan ke-32 terpaut 4 poin di klasemen Liga Super 2025/2026. Madura United di posisi 15, mengumpulkan 32 poin. Sebaliknya, Persis tangga ke-16 dengan 28 poin.
Persis dan Madura United jadi 2 tim terakhir yang akan berjuang dalam relegation battle. Kendati terdapat pula kemungkinan ada lebih dari 2 tim yang mengemas poin sama di perngkat 14-16 klasemen akhir Super League
Kemungkinan poin imbang tersebut melibatkan Persis, Madura United, PSM Makassar, dan Persijap Jepara. Akan tetapi Persijap dan PSM sudah dipastikan lolos dari degradasi jika poin mereka sama, mengingat lebih baik dari sisi head to head.
Skenario Persis & Madura United Lolos Degradasi Super League 2026
Persis Solo bisa dibilang mendapatkan napas tambahan meski ditahan imbang 0-0 oleh Persebaya di Stadion Manahan, Solo, dalam lanjutan pekan ke-32 Super League 2025/2026, Sabtu (9/5).
Napas tambahan itu didapat Persis, usai di laga lain Madura United justru takluk 3-1 dari Bhayangkara Presisi Lampung, di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin (11/5).
Namun pekan ke-33 nanti, Persis tak bisa lagi menggantungkan nasib sepenuhnya pada tim lain. Sebab, 1 saja kekalahan dalam 2 laga terakhir, sudah pasti mengantarkan Laskar Sambernyawa ke Championship 2026/2027.
Pekan ke-33, Persis akan menghadapi Dewa United di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (16/5). Persis –yang masih tertinggal 4 poin dari Madura United– diwajibkan meraup poin untuk memperpanjang napas di relegation battle musim ini. Jika saja Persis kalah dari Dewa, maka Madura akan otomatis mengunci slot bertahan di Super League.
Namun, raihan kemenangan juga belum tentu membuat Persis bisa memperpanjang napas. Pasalnya, 1 kemenangan bagi Madura United sudah cukup membuat mereka tetap bertahan di Super League 2025/2026. Pekan ke-33, Madura akan meladeni perlawanan PSIM Jogja di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (17/5).
Jika laga Madura gagal meraih 3 poin (imbang atau kalah) dari PSIM, maka pertarungan degradasi akan berlanjut ke pekan terakhir atau matchday 34, dengan syarat lain Persis wajib minimal meraih 1 poin pada gameweek 33.
Skenario menarik terjadi apabila Persis dan Madura mengakhiri klasemen dengan raihan sama, 34 poin atau 32 poin.
Skenario 34 poin sama terjadi apabila Madura meraih 2 hasil imbang dalam 2 laga terakhir, sedangkan Persis meraup hasil maksimal. Sedangkan 32 poin sama terjadi apabila Persis meraih hasil imbang dan menang, sedangkan Madura gagal meraup 1 pun poin di 2 laga terakhir.
Jika poin imbang, maka slot Super League 2026/2027 akan dipegang Persis. Sebab, regulasi penentu poin sama atau tiebreaker Super League 2025/2026 menggunakan kriteria head to head (H2H), berturut-turut yaitu H2H poin, H2H selisih gol, dan H2H produktivitas gol.
Dalam 2 pertemuan musim ini, Persis mencatatkan rekor tak terkalahkan dari Madura United. Di putaran pertama, Persis menaklukan Sape Kerrab via skor 1-2. Sebaliknya, Persis dan Madura bermain imbang 2-2 di putaran kedua.
Berikut ini skenario Persis Solo dan Madura United lolos dari degradasi Super League 2025/2026:
- Jika Persis menang vs Dewa United: Persis bisa lolos degradasi, dengan syarat Madura United gagal menang vs PSIM dan PSM serta Persis tidak kalah vs Persita
- Jika Persis imbang vs Dewa United: Persis bisa lolos degradasi, dengan syarat Laskar Sambernyawa menang vs Persita Tangerang serta Madura United kalah beruntun vs PSIM dan PSM
- Jika Persis kalah vs Dewa United: Persis degradasi
- Jika Madura United menang vs PSIM: Madura United bertahan di Super League
- Jika Madura United imbang vs PSIM: Madura United bisa lolos dari degradasi, dengan syarat Persis gagal menang vs Dewa dan Persita sekaligus. Atau Madura lolos dari degradasi, dengan syarat menang vs PSM
- Jika Madura United kalah vs PSIM: Madura United bisa lolos dari degradasi, dengan syarat menang vs PSM. Atau Persis kalah antara vs Dewa United/Persita. Atau Persis imbang beruntun vs Dewa United/Persita
- Kemungkinan poin Madura United dari maksimal sampai minimal: 38 (menang-menang), 36 (menang-imbang), 35 (menang-kalah), 34 (imbang-imbang), 33 (imbang-kalah), 32 (kalah-kalah)
- Kemungkinan poin Persis Solo dari maksimal sampai minimal: 34 (menang-menang), 32 (menang-imbang), 31 (menang-kalah), 30 (imbang-imbang), 29 (imbang-kalah), 28 (kalah-kalah)
Prediksi Persis vs Dewa & PSIM vs Madura Utd Duel Penentu Degradasi
Persis Solo dan Madura United akan sama-sama menghadapi tekanan tinggi jelang pekan ke-33 Super League 2025/2026. Persis akan berjuang untuk bertahan sejak promosi ke Liga 1 2022/2023.
Sedangkan Madura United juga mengupayakan bertahan. Sejak Madura United berganti nama dari Persipasi Bandung Raya 2016, Sape Kerrab selalu berkompetisi di liga tertinggi.
Persis yang menjamu Dewa United di Stadion Manahan, Sabtu (16/5) malam, kini ingin memutus tren minor. Laskar Sambernyawa sudah 3 laga beruntun tak pernah meraup poin penuh. Bermain imbang 0-0 vs Persebaya, juga jadi raihan terbaik klub berlambang Tugu Lilin 15 bintang ini dalam 3 laga pamungkas.
Dari laga terakhir, ketajaman lini serang jadi PR yang mesti segera diselesaikan sang pelatih, Milomir Seslija. Pasalnya, di laga kontra Persebaya itu, Persis bukannya tanpa peluang. Laskar Sambernyawa mampu menceploskan 17 tembakan dan 5 on target, tanpa 1 pun berbuah gol. Catatan yang relatif sama dengan Persebaya (18 tembakan dan 5 on target).
“Ada beberapa momen para pemain terburu-buru ingin mencetak gol sehingga terjadi kesalahan-kesalahan yang jika lebih sabar mungkin bisa maksimal (tercipta gol),” kata Milo, sapaan akrabnya, usai laga dikutip dari laman Persis, Sabtu (9/5).
Satu hal yang disadari penggawa Sambernyawa untuk memperbaiki diri, mereka akan menghadapi Dewa United dengan dukungan Surakartans dan elemen suporter lainnya.
Duel kontra Dewa sekaligus menjadi kali kedua laga kandang Persis bisa dihadiri penonton, sejak berlakunya sanksi imbas duel vs Persijap Jepara pekan ke-24. Meski di sisi lain, panitia penyelenggara (panpel) masih harus menutup tribun utara dan selatan Manahan.
“Kami akan lebih berjuang hingga akhir karena kami punya peluang untuk bertahan. Dan saya harap semua pihak untuk terus percaya pada kami dan kami akan terus berjuang untuk klub ini,” imbuh Milo.
Namun yang perlu diwaspadai Persis ialah tren positif Dewa United. Banten Warriors mencatatkan rekor apik selalu menang dalam 4 laga beruntun. Pun Dewa, juga tak terkalahkan dalam 8 duel terbaru.
Menarik dalam duel ini, Dewa akan dimotori Alexis Messidoro, yang sudah mengemas 7 gol dan 6 assist di Super League 2025/2026. Sebelum berseragam Dewa, Messidoro bermain 2 musim untuk Persis, yang sekaligus jadi klub pertamanya di Indonesia.
Dua musim mengenakan seragam berlambang Tugu Lilin, Messidoro menjadi pujaan publik Manahan. Kini, sang mantan jenderal lini tengah Persis itu berpotensi mengantarkan mantan klubnya ke kompetisi level 2.
Messidoro pada 2024 lalu hengkang dari Persis, salah satunya dilatarbelakangi konflik dengan sang pelatih kala itu, Milomir Seslija. Kini, Milo yang sempat dipecat Persis, kembali menjadi juru taktik Alap-Alap Sambernyawa saat menjamu Dewa yang dimotori Messidoro.
Di laga lainnya, Madura sebagai tim tamu akan menghadapi PSIM Jogja dalam laga di Stadion Sultan Agung, Minggu (17/5). Laga ini jadi kesempatan Sape Kerrab untuk menebus kekalahan pekan lalu kontra Bhayangkara. Madura seharusnya sudah dipastikan bertahan di Super League, andai saja meraih kemenangan vs Bhayangkara.
Datang ke SSA, Madura juga ingin kembali ke tren kemenangan. Sebelum takluk kontra Bhayangkara, tim Madura United sebenarnya dalam tren positif dengan 2 kemenangan beruntun.
Menghadapi PSIM bukan tugas mudah bagi Madura United. Meski di sisi lain, hasil apa pun sebenarnya tak terlalu berpengaruh bagi Laskar Mataram. PSIM relatif di posisi aman dan dipastikan bertahan di Super League. Pun PSIM juga tak berada dalam posisi perebutan gelar.
Hanya, laga kontra Madura akan jadi pembuktian bagi PSIM. Terlebih, laga ini akan jadi duel pamungkas PSIM di kandangnya sendiri. PSIM tentunya ingin mempersembahkan kemenangan untuk Brajamusti dan Maident, sekaligus bisa memperbaiki posisi mereka di papan tengah.
Selain itu, PSIM juga berupaya mempertahankan tren positif. Pekan lalu, klub berlambang Tugu Pal meraih kemenangan 2-0 atas Malut United. Itu sekaligus jadi kemenangan pertama PSIM setelah rentetan 8 laga tanpa sekali pun meraih 3 poin.
Editor: Oryza Aditama
Masuk tirto.id
































