tirto.id - Vietnam telah menetapkan standar kemiskinan baru bagi penduduk di perdesaan dan perkotaan untuk periode tahun 2027-2030. Angka garis kemiskinan Vietnam kini dipatok paling sedikit sekitar Rp1,4 juta. Bagaimana dengan Indonesia?
Seturut media resmi Partai Komunis Vietnam, Nhan Dan, standar kemiskinan itu ditetapkan Vietnam melalui Keputusan Nomor 351/2025/ND-CP. Standar kemiskinan di Vietnam meningkat dari periode sebelumnya yaitu 2021-2025.
Kini, Pemerintah Vietnam menggolongkan keluarga di wilayah perdesaan tergolong miskin jika pendapatannya di bawah standar, yakni 2.200.000 Dong Vietnam (VND), atau sekitar Rp1,42 juta. Batas ini naik dari periode sebelumnya yang dipatok 1.500.000 Dong Vietnam atau Rp968 ribu.
Sedangkan, untuk penduduk wilayah perkotaan, Pemerintah Vietnam menggolongkan sebuah keluarga miskin jika pendapatan mereka kurang dari 2.800.000 Dong Vietnam, atau sekitar Rp1,8 juta.
Standar kemiskinan wilayah perkotaan di Vietnam itu juga meningkat dari periode sebelumnya. Untuk periode 2021-2025, standar kemiskinan di wilayah perkotaan Vietnam dipatok 2.000.000 Dong Vietnam, atau sekitar Rp1,2 juta.
Standar Garis Kemiskinan Indonesia Lebih Rendah dari Vietnam
Di Indonesia, garis kemiskinan ditentukan berdasarkan wilayah kabupaten/kota. Data garis kemiskinan dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) secara berkala yang dipublikasikan dalam situs resminya.
Seturut data BPS per 1 Desember 2025 itu, standar garis kemiskinan Indonesia lebih rendah dari Vietnam saat ini. Jika Vietnam mematok garis kemiskinan terendah Rp1,4 juta, maka rerata garis kemiskinan nasional Indonesia dari semua kabupaten/kota sekitar Rp613 ribu. Perbedaan tersebut lebih dari dua kali lipat.
Di Indonesia, daerah dengan standar garis kemiskinan tertinggi adalah Kota Jayapura di Papua. Garis kemiskinan di wilayah ini sebesar Rp1.253.343 per kapita per bulan.
Sedangkan, daerah di Indonesia dengan garis kemiskinan terendah adalah Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. Besaran pendapatan untuk garis kemiskinan di wilayah ini dipatok Rp344.123 per kapita per bulan.
Standar kemiskinan atau garis kemiskinan merupakan rasio untuk merujuk batas minimum pendapatan seseorang di suatu daerah guna mendapatkan hidup layak. Rasio ini menghitung kebutuhan tarif untuk hidup layak berdasarkan kebutuhan terhadap makanan dan non-makanan sebagai dasar perhitungannya.
Selain digunakan untuk menentukan siapa saja keluarga miskin, garis kemiskinan ini juga digunakan pemerintah untuk menentukan keluarga-keluarga yang tidak dikategorikan miskin.
Sebagai gambaran, jika standar kemiskinan Kota Jayapura dipatok Rp1.253.343 per kapita per bulan sementara Vietnam perdesaan dipatok Rp1,4 juta, maka seseorang dengan pendapatan per bulan Rp1,3 juta akan dianggap miskin di Vietnam tapi tidak di Jayapura.
Begitu pula dengan rerata nasional Indonesia sebesar Rp613 ribu. Hal ini berarti, jika seseorang memiliki pendapatan per bulan sebesar Rp800 ribu, orang tersebut belum dianggap miskin dan pendapatannya dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup layak.
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar
Masuk tirto.id

































