Soal Kompor Listrik, Jokowi: Harus tapi Waktunya Tidak Sekarang

Reporter: Andrian Pratama Taher, tirto.id - 12 Okt 2022 19:30 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Jokowi menegaskan kebijakan konversi kompor gas ke kompor listrik adalah hal tepat. Akan tetapi, kebijakan tersebut tidak bisa dilakukan saat ini.
tirto.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta, jajaran kementerian dan lembaga hati-hati dalam mengambil kebijakan. Dia pun menyinggung soal kompor listrik sebagai contoh kebijakan yang kurang tepat.

Menurutnya, kebijakan konversi kompor gas ke kompor listrik adalah hal tepat. Akan tetapi, kebijakan tersebut tidak bisa dilakukan saat ini.

"Sekali lagi policy setiap kementerian dan lembaga itu hati-hati. Urusan kecil-kecil Tapi sekarang ini semuanya sensitif. Urusan kemarin misalnya yang berkaitan dengan kompor listrik itu betul bahwa kita harus konversi tetapi timing-nya bukan sekarang," kata Jokowi dalam sidang kabinet, Jakarta, ditulis Rabu (12/10/2022).

Jokowi mengatakan, kompor listrik menggunakan daya 1.800 VA. Hal ini membuat para pengguna listrik dengan daya 900 VA naik ke di atas 1.800 VA.

Kenaikan daya justru membuat rakyat kaget dan berpotensi gaduh. Oleh karena itu, Jokowi minta agar jajaran tidak membuat kebijakan sembarangan.

"Di rakyat hal-hal seperti itu menjadi sebuah guncangan. hati-hati ini jadi seperti ini memang harus, yang berkaitan dengan rakyat hati-hati policy-nya," tutur Jokowi.

"Sekali lagi yang pertama saya minta pada Bapak Ibu sekalian untuk konsentrasi dan betul-betul fokus pada tugas kita masing-masing. Kemudian juga implementasi dari program-program yang ada," tambahnya.

Pemerintah sebelumnya mewacanakan konversi gas menjadi kompor listrik. Pemerintah sudah menyiapkan sejumlah kompor listrik yang akan dibagikan ke publik.

Akan tetapi, kebijakan tersebut mendapat penolakan, salah satunya dari DPR. Pada akhirnya, pemerintah memutuskan untuk tidak melanjutkan proyek konversi kompor gas ke kompor listrik.




Baca juga artikel terkait KOMPOR LISTRIK atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Anggun P Situmorang

DarkLight