Menuju konten utama

Siswa SMP di Cirebon Diduga Jadi Korban Perundungan

Kasus tersebut juga dalam penanganan pihak Polres Cirebon Kota.

Siswa SMP di Cirebon Diduga Jadi Korban Perundungan
Ilustrasi Konselor Bullying. foto/istockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Seorang siswa kelas IX di salah satu SMP negeri di Kelurahan Kecapi, Kota Cirebon, Jawa Barat, diduga mengalami kekerasan fisik usai terlibat masalah dengan beberapa siswa dan alumni sekolahnya.

Peristiwa tersebut terekam dalam video berdurasi 1 menit 16 detik dan beredar di media sosial. Aksi perundungan itu pun menjadi sorotan di Kota Cirebon.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden dipicu oleh dugaan tindakan korban yang menyimpan tangkapan layar (screenshot) foto sejumlah siswi dari media sosial untuk kepentingan pribadi. Tindakan tersebut memicu keberatan dari beberapa pihak, hingga berujung pada aksi kekerasan.

Kepala sekolah setempat, Euis Sulastri, membenarkan adanya aksi perundungan yang dilakukan oleh siswa lain dan alumni sekolah.

“Memang benar ada siswa kami yang menyimpan tangkapan layar foto siswi dari media sosial untuk koleksi pribadi. Foto tersebut tidak diedit menggunakan AI (kecerdasan buatan). Karena pemilik foto merasa keberatan, kemudian terjadi tindakan yang tidak semestinya terhadap siswa tersebut,” kata Euis, Jumat (27/2/2026).

Pihak sekolah, kata dia, telah mengambil langkah penanganan dan berencana memanggil orang tua siswa yang terlibat, baik korban maupun terduga pelaku, pada Senin (2/3/2026) mendatang.

“Sedang ditangani. Kami akan memanggil orang tua anak-anak pada hari Senin untuk mencari solusi terbaik,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Kadini, mengaku telah berkoordinasi dengan pihak sekolah dan kepolisian terkait peristiwa tersebut.

“Sudah berkoordinasi, termasuk dengan pihak kepolisian. Senin rencana orang tua akan dipanggil,” katanya melalui pesan singkat.

Sementara itu, kasus tersebut juga dalam penanganan pihak Polres Cirebon Kota.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan awal terhadap pihak-pihak yang terlibat.

“Masih kami dalami dan lakukan pemeriksaan awal kepada pihak-pihak yang terlibat,” ujarnya melalui pesan singkat.

Baca juga artikel terkait PERUNDUNGAN atau tulisan lainnya dari Cirebon Banget

tirto.id - Flash News
Reporter: Cirebon Banget
Kontributor: Cirebon Banget
Penulis: Cirebon Banget
Editor: Farida Susanty