Menuju konten utama

Seskab Teddy Sebut Akurasi Data Jadi Fondasi Kebijakan Prabowo

Seskab Teddy mengklaim keberhasilan suatu kebijakan pemerintah sangat bergantung pada keakuratan data.

Seskab Teddy Sebut Akurasi Data Jadi Fondasi Kebijakan Prabowo
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bersiap menyampaikan keterangan kepada wartawan terkait reshuffle Kabinet Merah Putih di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/9/2025). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/app/tom.

tirto.id - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), Kamis (13/11/2025). Rakornas itu diikuti lebih dari 1.400 Kepala BPS dan Kepala Dinas Sosial dari seluruh Indonesia.

Teddy mengklaim keberhasilan suatu kebijakan pemerintah sangat bergantung pada keakuratan data.

“Di balik kebijakan yang tepat, pasti ada data yang akurat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (14/11/2025).

Ia menyampaikan, kehadirannya bertujuan memastikan keakuratan data sosial ekonomi yang kini menjadi fondasi utama dalam pengambilan kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Kehadiran itu juga menjadi bentuk dukungan pemerintah pusat dalam memastikan integrasi data berjalan konsisten dan dapat diandalkan di seluruh daerah.

Teddy menjelaskan pemerintahan Prabowo memberikan perhatian besar terhadap integrasi data nasional melalui sistem DTSEN yang dikelola BPS.

“Dalam pemerintahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, data menjadi fondasi untuk pembuatan sekaligus implementasi kebijakan. Percuma ada kebijakan jika tidak menggunakan data yang akurat. Kini, untuk pertama kalinya dalam sejarah bangsa, seluruh data sosial ekonomi telah dikumpulkan menjadi satu di BPS, yaitu melalui DTSEN. Satu data, satu acuan, satu referensi bersama,” urainya.

Ia berpesan kepada seluruh Kepala Dinas Sosial serta Kepala BPS di tingkat provinsi dan kabupaten/kota agar menjaga validitas data DTSEN demi ketepatan sasaran program pemerintah.

“Agar program dan bantuan pemerintah benar-benar tepat sasaran. Tidak boleh lagi ada data yang salah, tidak boleh ada yang terlewat, tidak ada lagi warga yang harusnya berhak menerima bantuan namun tidak terdata,” ucap Teddy.

Baca juga artikel terkait PEMERINTAHAN PRABOWO-GIBRAN atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Andrian Pratama Taher