Menuju konten utama

Sempat Bantah, Bupati Koltim Abdul Azis Akhirnya Ditangkap KPK

KPK menangkap Abdul Azis usai menghadiri rakernas Partai NasDem.

Sempat Bantah, Bupati Koltim Abdul Azis Akhirnya Ditangkap KPK
Bupati Kolaka Timur Abdul Azis. wikimedia/domain publik

tirto.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan penangkapan Bupati Kolaka Timur (Koltim), Abdul Azis. KPK menangkap Abdul Azis usai menghadiri rakernas Partai NasDem.

"Sudah (ditangkap) semalam setelah selesai rakernas," kata Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, saat dikonfirmasi, Jumat (8/8/2025).

Abdul Azis akan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pukul 15.00 WIB sore ini. Saat ini, pemeriksaan masih berlangsung di Polda Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Polda Sulsel," ucap Fitroh.

Sebelumnya, KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Sulawesi Tenggara (Sultra). OTT juga dilakukan di Jakarta dan Sulawesi Selatan.

“Yang sudah tiba di sini yang kita bawa dari (OTT di) Jakarta tiga dan (dari) Kendari empat. Jadi tujuh yang sudah kita amankan,” kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (7/8/2025).

Menurut Asep, OTT ini dilakukan terkait dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebuah rumah sakit. Dalam kasus ini, dugaan anggarannya diperkirakan Rp150 miliar.

“Kemudian terkait dengan perkaranya terkait dengan DAK pembangunan rumah sakit. Peningkatan kualitas atau status RS,” tutur dia.

Bupati Koltim, Abdul Azis, sempat membantah dirinya terjaring OTT KPK. Abdul Azis mengatakan bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui informasi terkait OTT yang dilakukan oleh KPK di wilayah kerjanya. Menurut dia, saat ini dirinya sementara berada di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

"Saya tidak tahu, di Kendari ini (saat ditanya posisinya)," kata Abdul Azis melalui sambungan telepon, dilansir dari Antara, Kamis (7/8/2025).

Baca juga artikel terkait OTT atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama