Menuju konten utama

Seluruh Korban Tewas Longsor TPST Bantar Gebang Sudah Ditemukan

Secara keseluruhan jumlah korban meninggal dunia akibat longsor TPST Bantar Gebang mencapai 7 orang, sementara korban selamat 6 orang.

Seluruh Korban Tewas Longsor TPST Bantar Gebang Sudah Ditemukan
Penemuan satu jenazah lagi dari peristiwa longsor di TPA Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat. Foto/Dok. Kantor SAR Jakarta
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kantor SAR Jakarta menyatakan seluruh korban yang sempat dinyatakan hilang dalam peristiwa longsor di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, sudah ditemukan. Dalam proses pencarian, korban meninggal dunia terakhir ditemukan Senin (9/3/2026) pukul 23.30 WIB.

"Pukul 23.30 WIB, Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban yang teridentifikasi bernama Riki Supriadi (L/40) dalam kondisi meninggal dunia dan dievakuasi menuju RS Polri Kramat Jati," ujar Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, dalam keterangan tertulis, Selasa (20/3/2026).

Dari penemuan korban terkahir itu, secara keseluruhan jumlah korban meninggal dunia mencapai tujuh orang. Sedangkan korban selamat berjumlah enam orang.

"Pukul 00.00 WIB dengan ditemukannya seluruh korban dan tidak adanya laporan korban hilang, maka operasi SAR dinyatakan ditutup," tutur Desiana.

Untuk diketahui, dalam proses pencarian korban peristiwa longsor di TPST Bantar Gebang, Bekasi, ini dikerahkan 336 personel gabungan. Pencarian juga melibatkan K9 dan alat berat.

Dari operasi pencarian, ditemukan enam korban selamat atas nama Budiman, Johan, Safifudin, Dofir, Ato, dan Slamet. Sedangkan korban meninggal dunia enam lainnya atas nama Enda Widayanti (25) berjenis kelamin perempuan yang merupakan pemilik warung, ⁠perempuan bernama Sumine (60) selaku pemilik warung, laki-laki bernama Dedi Sutrisno selaku sopir truk yang merupakan warga Karawang, laki-laki bernama Irwan supriatin selaku sopir truk, Jussova Situmorang, dan Hardianto.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menanggapi pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan (Zulhas), yang menargetkan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, akan hilang dalam waktu dua tahun ke depan

Menurut Pramono, permasalahan sampah di TPST Bantar Gebang akan menjadi tanggungan dari Pemprov DKI. Selain itu, Pemprov DKI juga akan bekerja sama dengan Pemerintah Pusat dan Danantara dalam menyelesaikan persoalan sampah tersebut.
“Jadi hal yang berkaitan dengan Bantar Gebang, ini yang segera akan diselesaikan oleh Pemerintah Jakarta, dengan Pemerintah Pusat dan Danantara, terutama untuk menjadi tempat pembangkit listrik tenaga sampah,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (24/12/2025).

Nantinya, Pramono mengungkapkan, Pemprov DKI akan membangun dua tempat pembuangan sampah baru di Bantar Gebang.

Baca juga artikel terkait TPST BANTAR GEBANG atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Bayu Septianto